Dari kiri ke kanan, Kapolsek Kuta Alam, Kapolres Sabang, Kapolsek Balohan, Kapolsek Meuraxa, Wakil Ketua Komisi A DPRK Banda Aceh.

Anggota DPRK Sesalkan Pelayanan Pelabuhan Ulee Lheue dan Ini Komitmennya

NBA – Wakil Ketua Komisi A DPR Kota Banda Aceh, Ismawardi Syarbini melakukan peninjauan di pelabuhan Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Kamis 29 Juni 2017.“Hasil peninjauan di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh hari ini sangat mengecewakan, terutama soal ketertiban di lapangan dan penjualan tiket yang melebihi kapasitas,” ujar Ismawardi pada NBA via Cellularnya usai melakukan peninjuan.

Lanjutnya, untuk keamanan juga pihak Pelabuhan Ulee Lheue tidak ada koordinasi dengan Polsek Meuraxa, mengingat ini wilayah hukum Polsek Meuraxa, sehingga pengamatan saya dilapangan sangat kurang personil dalam hal menjaga keamanan di pelabuhan.

Tentunya kita mengharapkan kepada Kapolresta Banda Aceh untuk menambah personil dalam hal menjaga keamanan saat suasana mudik lebaran seperti ini, sehingga masyarakat dapat lebih terjaga dan selalu merasa aman. Kata Ismawardi.

Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh juga sangat kita sesalkan,terutama disaat mengatur parkir,saya langsung melihat banyak oknum calo-calo parkir tidak jelas yang malah menjadi petugas parkir. Ujar Ismawardi.

“Saya dan Kapolsek Meuraxa serta Kapolsek Kuta Alam juga meninjau langsung ke Kota Sabang, sangat kita apresiasi di sana sangat tertib dan begitu sampai di pelabuhan Sabang, saya langsung dapat bertatap muka drngan Kapolres Kota Sabang yang memimping pengamanan disana,” jelas Politisi Partai Amanat Nasional ini.

Tambahnya, sistem informasi kepada para pengguna jasa penyebrangan masih sangat perlu ditingkatkan, juga akan lebih baik apabila kualitas dan daya muat kapal ditingkatkan, yang disesuaikan dengan peningkatan animo penumpang pada musim liburan seperti ini.

Selain itu, kita juga perlu mempertimbangkan pelayanan seperti ruang tunggu yang memadai dari segi kursi, kantin dan toiletnya, lalu tiket yang terintegrasi dengan jasa travel lainnya. Karena ini merupakan kesempatan yang baik untuk evaluasi sebelum menghadapi event Sail Sabang. Terang Ismawardi.

“Kita harus mengingat bahwa Pelabuhan Ulee Lheue ini sama seperti pintu sumatra. Sudah sewarnya kita memperlakukan pelabuhan sebagai objek yang memang vital. Tidak semata-mata hanya penyebrangan biasa saja,
hampir empat ribu orang di Sabang sangat tergantung hidupnya dengan pelabuhan Ulee Lheue, hal itu dibuktikan dari beberapa survey, yaitu rumah sakit rujukan Sabang selalu ke Banda Aceh, ombak tinggi tidak melaut satu minggu sembako di Sabang sudah berbeda harganya, jadi tentunya suksesnya Sabang sangat tergantung Banda aceh,” jelas Ismawardi.

Untuk itu sangat perlu perhatian dari Walikota dan Wakil Walikota terpilih kedepan untuk sama-sama kita benahi segala jenis persoalan di Pelabuhan Ulee Lheue ini, mengingat berbagai partimbangan diatas, untuk itu sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRK Banda Aceh, saya berkomitmen dan selalu siap untuk mendukung segala program guna memajukan dan memperbaiki seluruh persoalan yang sedang terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue saat ini. Tutup Ismawardi. (AD)

x

Check Also

Aminullah Wacanakan Alue Naga Jadi Destinasi Wisata Kuliner Modern

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mewacanakan gampong Alue Naga, ...