banner 728x250

Sofyan: Orang Tua Harus Tegas Larang Anak Pergi Sekolah Gunakan Sepeda Motor

  • Bagikan
Sofyan Helmi, SE bersama Drs. H. Zainal Arifin (Ketua DPD PAN Banda Aceh/Wakil Walikota Banda Aceh)

NEWS BANDA ACEH – Para orang tua mesti tegas terhadap anaknya yang sedang menempuh pendidikan di tingkat SMP dan SMA agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan ataupun mengendarai sepeda motor dengan ugal-ugalan. Salah satunya, anak dibawah umur atau pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dilarang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Ujar Sofyan Helmi, SE, Wakil Ketua DPD PAN Banda Aceh, pada NBA pekan lalu.“Kalau ada anak-anak yang belum waktunya memiliki SIM tapi tetap pergi sekolah pakai motor, maka orang tuanya yang salah. Sekarang saya melihat banyak anak berseragam SMP dan baru kelas satu SMA sudah mengendarai sepeda motor,” jelas politisi PAN ini.

Menurut Yan Tanza sapaan akrab Sofyan Helmi, tidak dipungkiri kalau saat ini banyak para pelajar yang belum memiliki SIM, tapi sudah mengemudikan sepeda motor saat ke sekolah, sehingga mereka tidak mengetahui aturan-aturan yang berlaku dijalan, juga tentunya ini sangat membahayakan jiwa anak tersebut. Namun begitu, lanjut Yan, pihak sekolah dan orang tua harus memantau ketat anak-anaknya.

“Kalau memang belum sah mendapat SIM karena usia belum cukup, seharusnya orang tua mengantar langsung anaknya ke sekolah. Intinya, orang tua harus menanamkan disiplin pada anaknya,” tegas Yan.

Sementara itu Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Banda Aceh, Munadi, M.Pd menambahkan, sikap anak di sekolah yang diawasi guru bukanlah segalanya. Justru, kata dia, pengawasan dan pendidikan anak di lingkungan keluarga menjadi tugas penting bagi para orang tua. (AD)

  • Bagikan