Wujudkan Unsyiah Bebas Dari Penyalahgunaan Narkoba, Rektor Sambut Baik Rencana IKAN

  • Bagikan
Pertemuan Pengurus DPP IKAN dengan Rektor Unsyiah, Prof Samsul Rizal, di Kampus Unsyiah Darussalam Banda Aceh.

NEWS BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Prof Dr Samsul Rizal MEng menerima kunjungan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Anti Narkoba (DPP IKAN) di ruang kerja Rektor Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (8/6/2017).

Turut berhadir Ketum DPP IKAN, Syahrul Maulidi SE MSi didampingi oleh Asmarita (Bendahar Umum), Tathi Yunis (Kabid Organisasi & Hub Antar Lembaga) serta perwakilan dari Barisan Muda IKAN (BMI).

Pada pertemuan tersebut DPP IKAN mengajak Rektor Unsyiah, Prof Samsul Rizal untuk bersinergi dalam menyelamatkan generasi muda kampus Jantong Hatee Rakyat Aceh itu dari ancaman bahaya narkoba.

“Untuk mewujudkan Unsyiah menjadi kampus yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba dengan program sosialisasi tehadap mahasiswa baru dan juga pada program mahasiswa KKN,” ungkap Ketua DPP IKAN, Syahrul Maulidi.

Syahrul berharap agar MoU dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) segera direalisasikan dan mengajak Rektor Unsyiah untuk sama-sama menyelamatkan generasi muda bangsa dari narkoba.

Rektor Unsyiah, Prof Dr Syamsul Rizal menyambut baik rencana IKAN dan sebagai bentuk komitmen akan dibuatkan MoU (kesepaktan bersama) antara Universitas Syiah Kuala dengan DPP IKAN dalam hal pemberantasan narkoba di Lingkungan Kampus Unsyiah.

Syamsul Rizal sangat prihatin melihat kondisi generasi muda Aceh yang terlibat penyalahgunaan narkoba dan berharap kepada Barisan Muda IKAN (BMI) untuk segera membantu pembentukannya UKM anti narkoba di Unsyiah.

“Narkoba saat ini sudah sangat mewabah bahkan sampai ke pelosok gampong diharapkan dengan adanya kerjasama IKAN dan Unsyiah akan mampu memberikan pemahaman bahaya narkoba kepada masyarakat melalui kegiatan mahasiswa KKN dan juga mampu untuk menciptakan kegiatan-kegiatan kreatif di lingkungan kampus guna untuk menutupi kesempatan kepada para bandar narkoba dalam menjerat mahasiswa,” ujar Prof Samsul Rizal. (Serambi)

  • Bagikan