banner 728x250

Ini Himbauan Zikri Pada Pengurus DPD KNPI Kabupaten/Kota se Aceh

  • Bagikan
Zikrullah Ibna

NBA – Kantor Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) yang berada di Jalan HR Rasuna Said Jakarta sudah di duduki kembali oleh pengurus pimpinan Fahd EL Fouz Arafiq, Malam, 28 Juli 2017. Sehari sebelumnya diserahkan kepada pimpinan Rivai Darus oleh Kepolisian Metro Jaya. 

Ketua DPD KNPI Aceh Zikrullah Ibna mengatakan“kita pengurus DPD KNPI Aceh mengucapkan selamat atas keberhasilan DPP KNPI memasuki kembali kantor nya,” kata Zikrullah pada Media Jumat 28 Juli 2017.

Ini menandakan keberhasilan untuk semua pemuda di Republik Indonesia, dengan keberhasilan tersebut menjadi titik awal untuk penuntasan persoalan dunia kepemudaan. Ujar Zikri, sapaan akrab Zikrullah Ibna.

Zikri menerangkan “tahun 2018 pemuda Indonesia kembali akan menggelar kongres pemuda dan Provinsi Aceh dipercayakan sebagai tuan rumah. Maka itu sudah saatnya berbenah menuju kongres,”

Provinsi Aceh yang di percayakan sebagai tuan rumah adalah hasil keputusan kongres sebelumnya di Papua dan ini tidak bisa tawar menawar lagi “Saya sendiri juga ikut berjuang saat itu di Papua dan pada KLB (Kongres Luar Biasa) di Jakarta juga tidak berubah sama sekali, agar Aceh sebagai tuan rumah Kongres nantinya, jadi keliru besar kalo ada yang mengatakan KNPI kita ini beda,” terang Zikri.

Dalam hal ini DPD KNPI Aceh mengimbau kepada rekan–rekan pengurus DPD KNPI Kabupaten /Kota se Aceh agar tetap solid dibawah pimpinan Fahd EL Fouz Arafiq, sembari terus melakukan aktivitas kepemudaan seperti biasa dan jangan mau terprovokasi oleh oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab. Kata Zikri.

Lanjutnya, KNPI Aceh terus melakukan upaya pendekatan secara persuasif dengan Pemerintah Aceh dan semua stackholder, agar persoalan kepemudaan dapat segera terselesaikan dengan baik tanpa ada pihak yang dirugikan. Karena kita tidak ada waktu lagi untuk berdebat, kongres sudah di depan mata.

“Terkait dengan dinamika pemuda di Aceh kini. Kita minta Pemerintah Aceh di bawah Pimpinan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah agar segera mengambil langkah kongkrit. Jika tidak, kita khawatir kongres akan pindah dan ini paling di tunggu oleh Provinsi lain, jika ini terjadi maka kerugian besar bagi kita semua,” tutup Zikri. (*/Red)

  • Bagikan