banner 728x250

Penerimaan Peserta Didik Baru Kurang Disosialisasikan ke Publik

  • Bagikan
Aulia Afridzal, M.Si, Wakil Ketua STKIP Bina Bangsa Gesempena. (Kiri)

NBA – Sejumlah Wali murid mengeluhkan program penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur ‘offline’ atau non-daring sistem zonasi yang dinilai kurang sosialisasi dan tidak berpihak pada siswa yang memiliki kualitas akademik baik namun tidak berada pada ‘zona aman’. Kata Aulia Afridzal, M.Si, Wakil Ketua STKIP Bina Bangsa Gesempena, pada NBA Minggu 09 Juli 2017.

“Sistem ini merugikan bagi calon siswa yang secara demografi tidak berada pada jarak cukup dekat dengan sekolah manapun. Akibatnya, peluang lolos seleksi melalui jalur zonasi sangat kecil,” terang Aulia.

Lanjutnya, keluhan serupa diungkapkan beberapa Wali murid lain dengan dalih yang sama. Di beberapa sekolah di lingkungan Kota Banda Aceh, panitia sudah lebih awal memberitahu bahwa kuota jalur zonasi untuk kategori zona 1 sudah berlebih sehingga pendaftar lain disarankan untuk mengalihkan pendaftaran.

“Sistem baru ini sangat merepotkan. Kami sesalkan karena sosialisasi tidak dilakukan sejak awal,” ujar politisi Partai Amanat Nasional Kota Banda Aceh ini.

Kita berharap Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh harus memprogramkan setiap Kecamatan disemua tingkatan harus memiliki sekolah unggulan, sebab Wali murid tentunya akan menyekolahkan anaknya disekolah yang bermutu dan mampu bersaing dengan daerah lain. Ini merupakan komitmen Walikota dan Wakil Walikota terpilih. Ungkap Aulia. (Ril)

  • Bagikan