banner 728x250

Ratusan Warga LamDom Antusias Nobar Film G30S/PKI

  • Bagikan
Fauzan, Keuchik Gampong LamDom (kiri) bersama Babinkantibmas dan Babinsa Gampong LamDom.

NBA – Masyarakat Gampong LamDom, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh antusias nonton bareng (nobar) pemutaran film G30S/PKI yang diselenggarakan oleh Keuchik Gampong LamDom beserta jajarannya. Jumat 22 September 2017.

Nobar yang digelar di halaman lapangan bola voli Gampong LamDom ini dihadiri langsung oleh Fauzan Keuchik Gampong LamDom, Kadus, Babinkantibmas dan Babinsa Gampong LamDom, serta tokoh masyarat se- Gampong LamDom.

Keuchik Fauzan yang dikonfirmasi NBA terkait nobar tersebut mengatakan, nobar ini kami lakukan di Gampong LamDom untuk memberikan wawasan kebangsaan dan gambaran sejarah kepada warga masyarakat disini tentang tragedi kejamnya PKI dimasa itu.

Masyarakat Gampong LamDom sedang serius menonton film G30S/PKI.

“Kegiatan ini tentunya sangat positif, khususnya generasi muda harus mengetahui perjuangan para pahlawan melawan PKI demi mempertahankan bangsa Indonesia,” kata Keuchik Fauzan.

Lanjutnya, dengan diselenggarakan nya nobar ini, harapan saya selaku Keuchik tentunya semoga kedepan orang tidak lagi membuat kelompok-kelompok yang bersifat anarkis seperti PKI. Karena tentunya dapat merugikan masyarakat yang utama dan negara khususnya. Tutup Keuchik Fauzan.

Salah seorang warga yang dikonfirmasi NBA terkait nobar ini mengatakan, “Terimakasih tentunya kepada Pak Keuchik Fauzan yang sudah membuat nobar ini, saya dapat menjelaskan kepada anak-anak yang juga ikut dengan saya ini, apa itu PKI sembari menunjukan kisahnya, tentunya ini merupakan sebuah ilmu dan dapat mengenalkan sejarah pada anak-anak kita di Gampong LamDom ini,”

Sementara itu salah seorang penjual kacang rebus dilokasi acara kepada NBA mengungkapkan, Alhamdulillah ada acara ini, selain menambah ilmu pengetahuan bagaimana itu PKI, karena selama ini cuma dengar saja, namun hari ini baru liat langsung dan usaha juga laris, habis semua hari ini kacang rebusnya, malahan kurang lagi. Terimakasih Pak Keuchik, yang sudah membiarkan kami dapat jualan diacara ini. (AD)

  • Bagikan