Ibu-ibu Ini Blak-blakan Ungkap Siapa Arief Khalifah, Ini Katanya

NBA – Paham persoalan dan memiliki berbagai solusi dalam setiap hal, serta memiliki program kerja nyata dan telah berjalan sedari jauh hari, tentunya sosok seperti ini yang kita harapkan dapat menjadi wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh kedepan. Ujar Yuni, warga Lueng Bata pada NBA, Minggu (19/11).

“Menurut Yuni dan beberapa sahabatnya, sosok yang dibicarakan ini, sangat layak dan wajib dimenangkan pada Pemilihan Calon Anggota Legislatif pada 2019 mendatang,”

Alasannya juga sederhana, pertama ia merupakan sosok yang paham setiap persoalan apapun, dan memiliki solusi untuk menyelesaikan nya. Berbeda dengan yang hanya bisa bicara namun tak memiliki solusi, lalu ia sangat mencintai anak-anak, dan rutin menggelar kegiatan pendidikan bahasa inggris bagi anak-anak di Gampong tanpa memungut biaya.

“Jika dijabarkan semua track record nya, tentunya waktu satu kali dua puluh empat jam tak akan cukup, intinya sosok tersebut sangat dan sangat cocok menjadi wakil rakyat di DPR kedepan, dan kami siap bekerja ikhlas memenangkannya apabila ia benar maju,” ungkap yuni dan diaminkan puluhan rekannya.

Siapa sosok yang dari tadi dibicarakan Yuni, ialah Teuku Arief Khalifah, ST, M.App, Mgt, sosok muda lulusan Project Management University of Adelaide, Australia ini merupakan Politisi Partai Gerindra Kota Banda Aceh.

Penelusuran NBA terkait sosok ini, tak hanya dukungan dari para ibu-ibu di Kecamatan Lueng Bata saja, namun dukungan juga datang dari para pedagang dan anak muda.

Dikonfirmasi NBA terkait statement Yuni dan kawan-kawannya tentang dirinya, Arief dengan senyum sumringah mengatakan “Mereka sudah terlalu berlebihan, intinya baik terkait program dan pendidikan yang saya lakukan hari ini, bukan karena jelang Pileg 2019. Tapi, bagi saya berbagi bisa menjadi hal yang sangat melegakan,”

Apalagi jika yang kita bagikan adalah ilmu. Ilmu tidak akan pernah hilang dari diri kita. Ilmu yang dibagikan justru akan menjadi ilmu yang berkah, sperti pohon yang berbuah. Jika seseorang membagikan ilmu, maka ilmunya akan semakin bertambah. Dengan mengajarkan ilmu, ilmu yang dimiliki akan semakin menancap kuat dalam sanubarinya. Terang Arief.

Coba kita renungkan. Berbagi ilmu tiada ruginya, bahkan kita beruntung. Sebab, ilmu yang bermanfaat akan mendatangkan pahala bagi kita selama orang yang kita transferi ilmu menggunakannya di jalan kebaikan. Ungkapnya.

“Mengubah prilaku manusia masih menjadi suatu tantangan, namun kita masih dapat membentuk prilaku positif semenjak usia dini, dan mempersiapkan generasi muda ini menjadi generasi yang saling menghormati, menghargai, baik dengan sesama ataupun lingkungan,” kata Arief.

Anak-anak ini memang bukan pemilih, mereka bukan voters, namun di tangan mereka lah masa depan negara ini dipertaruhkan. Berikan lah perhatian bagi pendidikan mereka, serap aspiasi mereka dan berikanlah panduan bagi mereka sehingga membantu peran orang tua untuk membentuk karakter positif mereka. Tutup Arief Khalifah. (AD)

x

Check Also

Wali Kota Harap RSU Meuraxa Sudah Bersertifikasi Syariah Sebelum Tahun 2019

NBA – Wali Kota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM berharap Rumah Sakit ...