banner 728x250

Aminullah – Zainal Bertekad Sekuat Tenaga Wujudkan Banda Aceh Sebagai Kota Zikir

  • Bagikan

BNA – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, Majelis Zikir Rateeb Siribee, Pimpinan Tgk. H. Syukri Daud (Abi Pango), melaksanakan kegiatan kajian Tauhid Tasawuf dan Zikir Akbar Rateeb Siribee di lapangan sepak bola mini Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Senin (8/1) malam, yang dipimpin langsung oleh penggagas Rateeb Siribee Abuya Syech Amran Waly Al Khalidy.

Wali Kota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM dalam sambutan nya menyampaikan, zikir sangat mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Banda Aceh, karena sangat sesuai dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam menjalanan pemerintahan.

“Kami bersama Drs. H. Zainal Arifin Wakil Wali Kota, bertekad dengan sekuat tenaga untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai Kota Zikir, Kota yang bersyariat dan bersih dari kemaksiatan,” kata Wali Kota.

Salah satu buktinya pada waktu peralihan tahun baru yang lalu, Alhamdulilah tidak ada satu suara petasan yang meletus dan tidak ada satu pun suara terompet.

Dan kita juga sudah mengeluarkan Instruksi kepada Satpol PP dan WH, agar melakukan pengawasan rutin, aktivitas LGBT, anak Punk dan maksiat lainnya yang sangat bertentangan dengan Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam, ini harus diberantas dari kota Banda Aceh. Tegas Wali Kota yang disambut dengan rasa syukur dan tepuk tangan dari ribuan jamaah zikir yang hadir.

Seperti diberitakan NBA sebelumnya, Wali kota Banda Aceh juga meminta dukungan dan peran aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan pelanggaran syariat dan aksi maksiat lainnya. Aminullah meminta agar masyarakat jangan segan-segan untuk menghubungi aparatur gampong, Satpol PP dan WH, aparat kepolisian atau TNI bilamana ditemukan adanya pelanggaran syariat.

“Hindari main hakim sendiri, serahkan kepada aparat gampong atau aparat penegak hukum lainnya”, himbau Aminullah.

Menurut Wali Kota, tanpa bantuan dan dukungan masyarakat, mustahil penegakan syariat Islam di Kota Banda Aceh akan terlaksana dengan baik.

turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pimpinan-pimpinan Zikir dari beberapa Negara dan beberapa Provinsi lain di Indonesia, serta beberapa pimpinan Zikir yang ada di Provinsi Aceh. (Red)

  • Bagikan