banner 728x250

Zainal Arifin: PAN Banda Aceh Satu Pintu dan Jangan Kritisi Partai Lain

  • Bagikan

NBA – Dewan Perwakilan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Banda Aceh menggelar acara Halal Bihalal dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II PAN Kota Banda Aceh, di Gedung ACC Sulthan Selim II, Banda Aceh, Sabtu (23/6).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD PAN Kota Banda Aceh Drs. H. Zainal Arifin beserta para pengurus partai dari tingkat Gampong hingga Kota, perwakilan DPW PAN Aceh, Wali Kota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM, para SKPK Banda Aceh, Camat dan Keuchik se Kota Banda Aceh, serta ratusan kader PAN.

Dalam sambutannya sebelum membuka Rakerda II PAN Banda Aceh secara resmi, Aminullah Usman mengucapkan terima kasih atas dukungan PAN kepada dirinya saat Pilkada lalu, “Partai PAN adalah yang paling awal mendukung saya, dan ini merupakan dukungan yang tidak mungkin saya lupakan, untuk itu mari kita bersama – sama membesarkan partai ini,” katanya.

PAN harus jadi matahari bagi warga Kota Banda Aceh.dan saya melihat PAN sangat memiliki peluang, partai yang terus konsisten dalam memberikan kontribusi diberbagai hal untuk Kota Banda Aceh dan partai yang terus menjaga nama baiknya.

H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM (Wali Kota Banda Aceh) saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Rakerda II PAN Banda Aceh.

“Bahkan ada beberapa hal yang saya harapkan pada PAN, khususnya pada para Bacaleg dari PAN ini harus benar-benar orang yang memiliki kapasitas, dan kepada seluruh kader PAN untuk selalu menjaga kekompakan, serta saling bahu membahu memajukan partai, saya yakin apa yang ditargetkan untuk kursi DPRK Banda Aceh di Pemilu Legislatif 2019 mendatang akan tercapai,” ungkap Aminullah.

Insya Allah jika kerja keras dan saling bahu membahu semuanya ini bukan omong kosong dan pasti terjadi, jadi harus dua kali lipat dari tiga jadi enam. Kata Aminullah yang disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin.

Sementara Drs. H. Zainal Arifin saat dikonfirmasi awak media mengatakan dalam Rakerda kali ini DPD PAN Banda Aceh akan membahas mengenai kompensasi kepada para caleg PAN yang tidak mendapat kursi di DPRK Banda Aceh dan mekanisme rekruitmen caleg dengan cara melakukan survei lapangan terkait popularitas dan elektabilitas setiap calon.

Kebijakan kontribusi dari caleg terpilih kepada caleg yang tidak mendapatkan kursi. Kontribusi ini merupakan kompensasi kepada caleg yang gagal merupakan kebijakan dari DPP hingga ke Provinsi dan Kabupaten/Kota, karena untuk mencapai tujuan bersama, semua calon harus saling membantu. Ketika ada yang belum berhasil, maka kita juga harus memikirkan bagaimana membalas kontribusi mereka kepada partai. Ujar Zainal Arifin didampingi ketua panitia Halal Bihalal dan Rakerda II PAN Banda Aceh, Sofyan Helmi, SE.

Drs. H. Zainal Arifin (Ketua DPD PAN Kota Banda Aceh) saat memberikan sambutan di acara Halal Bihalal dan Rakerda II PAN Banda Aceh.

Untuk Pileg 2019 yang akan datang PAN kota Banda Aceh sendiri menargetkan satu kursi untuk setiap Daerah Pemilihan (Dapil) dari 5 Dapil yang ada. Saat ini PAN Banda Aceh mempunyai 3 kursi di DPRK Banda Aceh. Ujar sosok yang akrab disapa Chek Zainal ini.

Kepada para Kader PAN, Chek Zainal juga menghimbau agar selalu mengedepankan kedisiplinan, sebab dengan disiplin itulah Partai akan menjadi maju.

Chek Zainal berharap kepada para Bacaleg dan kader PAN agar jangan pernah sekalipun mengkritisi Partai lain. Tetapi silahkan anda berbenah diri dan memperbaiki diri, serta mendekati masyarakat dengan cara yang santun supaya menarik simpati masyarakat, sehingga masyarakat percaya memilih anda.

Namun, ada suasana berbeda pada rakerda PAN kali ini, dimana sejumlah kepala SKPK dari pemko Banda Aceh juga turut diundang. Terkait hal tersebut Chek Zainal mengatakan bahwa hal ini sebagai bentuk silahturahmi dan menghindari beredarnya isu yang tidak sedap terkait adanya kader PAN yang meminta sejumlah proyek.

Para undangan dan Kader PAN di acara Halal Bihalal dan Rakerda II PAN Banda Aceh.

“Saya sengaja mengundang SKPK kesini untuk menjelaskan kepada mereka bahwa kebijakan di PAN Banda Aceh adalah satu pintu, sehingga semuanya harus melalui ketua partai yaitu saya,” tutup Chek Zainal yang juga Wakil Wali Kota Banda Aceh. (AD/Red)

  • Bagikan