banner 728x250

Andi HS: Melihat Humanisme Lokal di Momentum PKA

  • Bagikan
Andi Harianto Sinulingga, tengah mengenakan kaos hitam.

NBA – Pekan Kebudayaan Aceh atau disingkat PKA, merupakan sebuah pekan besar di Aceh. pembukaannya sudah diagendakan tanggal 5 Agustus dan akan di akhiri pada 15 Agustus 2019. Tulis Andi Harianto Sinulingga, Politisi Partai Golkar pada press release nya yang diterima NBA, (4/8).

Acara akbar yang dinantikan setiap lima tahun sekali oleh ureung Aceh (orang Aceh) ini memberi kandungan silaturrahmi lintas tradisi masyarakat Aceh, walaupun Aceh sudah memiliki ragam individualis lokal, tetapi pada saat ajang bergengsi budaya ini diselenggarakan, masyarakat Aceh tetap terlihat bersatu padu dalam keberagaman bahasa serta adat istiadat. Ujar Andi.

Alasan itu tentu dapat diberikan oleh masyarakat Aceh itu sendiri, seperti Andi Harianto Sinulingga, misalnya. Politisi berasal dari Aceh Tenggara ini melihat begitu sangat besar tawaran nilai positif yang terkandung PKA, mulai dari Adat, Budaya, bahasa, bahkan suku M
Masyarakat Aceh sendiri.

Andi HS sangat merasakan bagaimana bangganya dia ketika melihat Orang Aceh berada dalam wadah silaturrahmi ini, baginya PKA seperti sebuah kenduri akbar, yang patut dijaga dan terus dipertahankan, meskipun Andi HS yang sudah dikenal kiprahnya dipanggung politik nasional, politisi Partai Golkar ini terus menanamkan PR untuk kemajuan Aceh dimasa depan.

Andi menyebut, Pekan Kebudayaan Aceh panggung akan persatuan lokal, yaitu antara orang timur, orang tengah, barat serta selatan Aceh. “Saat berada ditengah-tengah mereka, kita bagaikan satu rumah” terang Andi.

Ajang kompetisi yang di selenggarakan tidak menjadi sebuah tolak ukur, tetapi corak makna yang terkandung didalam PKA itu telah menelurkan nilai jual, tentunya ini akan menjadi sorotan mata dunia bahwa inilah Aceh.

“Terus tampilkan ke Dunia, bahwa Indonesia memiliki adat dan budaya, semua itu ada sama Orang Aceh” tutupnya. (Red)

  • Bagikan