banner 728x250

Nostalgia Aksi Super Damai 212 Film 212 The Power Of Love Hadir di Banda Aceh

  • Bagikan

NBA – Setelah tayang di bioskop seluruh Indonesia dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, film religi The Power Of Love 212 akan segera ditayangkan di Banda Aceh dalam waktu dekat.

Film tersebut saat ini sudah selesai tayang di seluruh bioskop di Indonesia, juga akan tayang di Kota Banda Aceh. Visindo Muslim Entertainment, Mitra Muda Mandiri dan Anak Sholeh Grup sebagai tim pelaksana akan menghadirkan film ini bagi masyarakat Aceh.

Film ini akan diputar pada tanggal 10,11,12 Agustus di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Jl. T. Panglima Nyak Makam, Gampong Doi, Ulee Kareng, Banda Aceh.

Skenario film ini ditulis oleh sang sutradara, Jastis Rimba dengan supervisi Helwy. Helwy yang sehari-sehari berprofesi sebagai penulis itu, lantas menuangkan kisah ini dalam novelnya yang berjudul 212 cinta menggerakkan segala
film, religi ini menceritakan tentang seorang jurnalis bernama Rahmat yang kurang setuju dengan aksi bela 212, bahkan ia berseteru dan berbeda pendapat dengan ayah nya sendiri yang dengan tegas ingin mengikuti aksi tersebut.

Rahmat yang diperankan oleh Fauzi baadila, terpaksa berangkat karena ayahnya yang sudah sakit-sakitan memaksa ingin terjun langsung dalam aksi. Film yang dirilis Warna Pictures yang dibintangi oleh Fauzi Baadila, Humaidi Abas, Adhin Abdul Hakim, Hamas Syahid, Meyda Sefira dan Asma Nadia ini mendapat sambutan yang luar biasa dari berbagai daerah ujar Deni Faelani dari Visindo Muslim Entertainment selaku promotor dalam Konfrensi Pers yang dilangsungkan di Duek Pakat Warkop, Lamteh Banda Aceh pekan lalu.

Pada kesempatan itu, Deni juga mempertegas tujuan dari pemutaran film tersebut murni sebagai alternative untuk menghadirkan hiburan resmi dan berkualitas kepada masyarakat Aceh, bukan dalam rangka mendukung hadirnya bioskop di Banda Aceh. “Jadi kalau ada isu kita untuk mendukung bioskop, itu tidak benar, karena kita tegas menolak Bioskop,” pungkasnya.

Muhammad Balia dari Mitra Muda Mandiri yang merupakan Event Organizer (penyelenggara) yang biasa menghandle event-event islami di Aceh juga terlibat dalam event ini menyebutkan, “acara ini nantinya juga sangat menjunjung tinggi nilai-nilai budaya di Aceh dan nilai syariat islam yang sangat diprioritaskan dengan cara memisah penonton antara perempuan dan laki-laki, juga menghindari pemutaran film pada saat jam-jam salat. Acara ini juga sudah mendapat sambutan hangat dari masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara Farid Rizki, dari Anak Shaleh Group Event Organizer yang pada kesempatan ini menjadi ketua pelaksana (Panitia) menyebutkan Panitia yang terdiri dari Visindo Muslim Entertaiment, Mitra Muda Mandiri dan Anak Sholeh Grup memastikan film yang mengangkat tema aksi bela Islam 212 itu akan ditayangkan pada 10 sampai 12 Agustus 2018 ini di Gedung BPSDM Aceh. Hal demikian disampaikan Ketua Panitia pelaksana Farid Rizki di Banda Aceh, Rabu (25/07) sore.

Panitia menyebutkan juga bahwa Film ini bertemakan Syiar Islam, cocok di konsumsi untuk segala usia, sehingga dianjurkan dengan amat sangat agar masyarakat turut hadir untuk menyaksikan mengenang aksi Super Damai 212 dimana meski dihadiri oleh lebih dari 7 juta orang, tapi bisa dijalankan secara damai apalagi ini bertepatan dengan moment Pekan Kebudayaan Aceh ke-7 dimana Banda Aceh akan di hadiri oleh ribuan orang tamu nantinya.

“Bahkan rumput pun tidak rusak kala itu, jadi ini juga menjadi moment nostalgia untuk masyarakat Aceh. Apalagi di Aceh juga ramai Alumni Aksi 212,” lanjutnya.

Adapun untuk pemutaran film akan dilakukan sebanyak lima kali tayang dalam satu hari. Tiket tersebut dijual ke publik dengan harga yang sangat terjangkau yaitu 35.000 untuk single dan 100.000 untuk paket Family minimal 3 orang.

Bahkan kata Ayid, sapaan akrab Farid Rizki mengajak kepada masyarakat Aceh apalagi yang berdomisili di Banda Aceh untuk turut berpartisipasi dalam mempromosikan acara ini, dan juga ikut memberi kesempatan untuk turut menjual tiketnya.

“Karena Panitia menyediakan reward hadiah bagi reseller yang berhasil menjual tiket hingga 15 ribu lembar, berupa hadiah Umrah, sementara yang berhasil menjual 10 ribu tiket akan mendapatkan hadiah sepeda motor dan yang berhasil jual 7500 tiket dapat hadiah laptop, serta menjual 5 ribu tiket dapat reward travel ke Malaysia. Jadi, mari ikut menjadi reseller tiket untuk acara ini. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia pelaksana di nomor HP 085277072292,” terangnya.

Panitia juga menyebutkan bahwa tiket bisa didapatkan di sejumlah cafe dan warung kopi seperti Duek Pakat Warkop (Pango), Zakir kupi (Lamprit), Solprem (Beurawe), Steak On You (Ule Kareng), Kantin SMEA ( Lampineung), Pondok Kupie (Cot Mesjid), Helsinky Coffee Arabica (Lambhuk), Ata Coffee (Blang Padang), Dhapu Kupi (Simpang Surabaya), Zakir (Keutapang) dan beberapa warung kopi di Banda Aceh dan sekitarnya.

Disamping itu, juga bisa di dapatkan di beberapa Radio, seperti RRI Banda Aceh, Radio Baiturrahman, Radio Antero, Radio Three FM dan beberapa radio lainnya.

Penjualan tiketnya juga bekerjasama dengan Bank BNI Syariah, Rumah Zakat dan juga Kantor Aksi Cepat Tanggap di Jl. Tgk. Daud Beureuh, No. 46, Gp. Keramat, Kec. Kuta Alam, Banda Aceh. Panitia juga menyampaikan bahwa sebagian dari hasil penjualan ini akan kita donasikan untuk masyarakat Rohingya, yang nantinya disalurkan melalui ACT.

Menurut Husaini Ismail selaku Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Aceh, “Selain menghadirkan hiburan muslim berkualitas kepada masyarakat Kota Banda Aceh, dalam kegiatan ini juga ditujukan untuk membantu Masyarakat rohingya yang saat ini sedang sangat menderita setelah mengalami bencana alam banjir dan longsor. Disamping itu, untuk menyempurnakan program pembangunan rumah yatim piatu untuk pengungsi rohingya di Bangladesh,” ujarnya. (Red)

  • Bagikan