banner 728x250

Dubes Qatar Respon Positif Permintaan Wakil Wali Kota Bantu Nelayan Tradisional

  • Bagikan

ucapan idul adha

ucapan idul adha

ucapan idul adha

NBA – Angka kemiskinan di Banda Aceh saat ini 6,5 %. Meski sudah turun tapi angka ini masih relatif tinggi. Hal ini tidak terlepas dari konflik berkepanjangan dan musibah gempa dan tsunami tahun 2004 lalu.

Dari angka kemiskinan tersebut, kantong-kantong kemiskinan di Banda Aceh terdapat di daerah daerah pesisir yang mayoritas warganya nelayan tradsional.

Karenanya, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs. H. Zainal Arifin meminta Pemerintah Qatar ikut membantu Banda Aceh dalam mengentaskan angka kemiskinan di Banda Aceh.

Permintaan ini disampaikan Wakil Wali Kota kepada Dubes Qatar, Ahmed Bin Yassin Al-Hamar disela sela peletakan batu pertama 15 unit rumah dhuafa di Gampong Deah Raya, Selasa (18/9).

“Kantong-kantong kemiskinan ada di wilayah pesisir ini Pak Dubes, mayoritas nelayan tradisional. Konflik yang terjadi di Aceh selama 32 tahun ditambah gempa dan tsunami tahun 2004 lalu menjadi salah satu penyebabnya,” ungkap Chek Zainal, sapaan akrab Wakil Wali Kota.

Selain itu, para nelayan ini juga tidak mampu meningkatkan hasil tangkapan karena masih menggunakan peralatan tradisinal. Parahnya lagi, saat mendapatkan hasil tangkapan dalam jumlah banyak, mereka tidak dapat menjual dengan harga tinggi karena kualitas hasil tangkapan tidak sesuai permintaan pasar.

Persoalan lain, dalam 12 bulan, para nelayan hanya bisa melaut sekitar delapan bulan, selebihnya mereka tidak bisa melaut karena faktor cuaca. Dengan semua kendala itu, para nelayan tradisional di Banda Aceh saat ini belum mampu meningkatkan pendapatannya dan masih berada dibawah garis kemiskinan.

“Karenanya, saya minta Qatar mau membantu dengan memperluas program untuk memberdayakan para nelayan pesisir,” pinta Wakil Wali Kota.

Permintaan Wakil Wali Kota mendapat respon positif Dubes Qatar, Ahmed Bin Yassin Al-Hamar.

Katanya, permintaan Zainal Arifin akan menjadi pertimbangan dirinya.

“Terkait permintaan untuk nelayan akan menjadi pertimbangan kami,” jawab Dubes disambut applaus seluruh hadirin yang hadir pada acara peletakan batu pertama pembangunan rumah dhuafa di Deah Raya. (Red)

  • Bagikan