Bunda PAUD, Inspirasi Bagi Dunia Pendidikan yang Berperadaban

Oleh: Dra. Yuhanis Umar

Pemberdayaan pendidikan merupakan suatu proses yang digunakan untuk meningkatkan taraf dan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di masyarakat, terutama ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia yang muaranya untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat secara berkelanjutan dan berperadaban.

Dengan demikian, dunia pendidikan begitu penting untuk dikelola dengan baik dan berkelanjutan agar menjadi bekal yang sehat dan gizi yang baik bagi masyarakat dalam mengarungi jenjang pendidikan ke tahap yang lebih tinggi.

Hal tersebut juga turut mendorong peran partisipatif dan kontributif khususnya masyarakat Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh dalam kehidupan sehari-hari dimana masyarakat dihadapkan pada berbagai persoalan majemuk dengan berbagai aktivitas dan kreativitasnya untuk memiliki keinginan bersama dalam berpartisipasi aktif untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter, termasuk terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang sesuai dengan nilai-nilai moral dan budaya setempat dalam melestarikan dan menerapkannya di lingkungan dan kehidupan sehari-hari.

Pendidikan Anak Usia Dini misalnya, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, merupakan suatu upaya pembinaan dan bimbingan moral yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan gizi pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan, baik pikiran, mental, akhlak, dan kepribadian yang baik dalam memasuki pendidikan yang lebih lanjut di masa depan.

Mengingat anak usia dini merupakan anak yang baru dilahirkan sampai usia 6 tahun, dimana usia ini sangat menentukan dalam pembentukan watak, karakter dan kepribadian anak tersebut. Pada usia ini, anak yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan pesat sehingga sering disebut sebagai usia emas (golden age). Makanan bergizi dan pendidikan yang sehat dan seimbang serta stimulasi yang intensif dan konsisten sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka di masa depan.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka perhatian dan kepedulian kita bersama terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini menjadi pilar penting dan tanggung jawab bersama dari semua pihak. Tidak hanya lembaga pendidikan anak usia dini saja, tetapi juga masyarakat, orang tua, pemerintah maupun pihak berwajib yang harus bahu membahu menciptakan, melindungi, dan merangkul suasana yang kondusif terhadap keharmonisan dunia pendidikan anak usia dini.

Dengan demikian, dalam mendukung gerakan nasional menuju PAUD yang berkualitas, berintegritas serta memiliki moralitas dalam perspektif budaya di tengah-tengah masyarakat setempat, Bunda PAUD baik di kecamatan, kabupaten, provinsi maupun di nasional yang telah diamanatkan oleh masyarakat dan negara untuk tetap turut ikut serta dalam memacu perkembangan dan peningkatan adrenalin kualitas dunia Pendidikan Anak Usia Dini di wilayahnya masing-masing.

Bunda PAUD boleh dikatakan sebagai Pilot Project, suri teladan, inspirasi, dan harapan bagi masyarakat setempat dalam mengelola manajemen produktivitas setiap event dan kegiatan kepaudan dengan berbagai program di wilayahnya tersebut, seperti misalnya pemberdayaan gerakan Ibu-ibu PKK, gerakan satu jam Bunda Paud Mengajar di lembaga Paud terpilih yang produktif, kreatif dan inovatif dalam melakukan road show ke desa-desa dan daerah tugas “Bunda PAUD” nya demi meraih pencapaian dan target bersama untuk mewujudkan dan melanggengkan program “Gerakan Satu Desa, Satu PAUD Nasional”.

Oleh sebab itu, tugas mulia Bunda PAUD di lingkungannya sebagai referensi dan pilot project bagi semua pihak yang ingin mengetahui wawasan dan peranan Bunda PAUD baik di kecamatan, kabupaten, provinsi maupun di tingkat nasional di dunia pendidikan anak usia dini, siyogianya Bunda PAUD sebagai jabatan yang melekat serta menjadi pigur dan tokoh sentral untuk Gerakan PAUD Nasional dengan memberikan sumbangan pemikiran positif dan sosialisasi aktif dalam peningkatan kemajuan dan perkembangan program dan peran penting Bunda PAUD di tengah-tengah masyarakat setempat menjadi cikal bakal masyarakat yang kreatif, produktif, dan Inovatif di masa depan.

Sebagai catatan akhir dalam tulisan ini, penulis berharap mudah-mudahan pesan ini benar-benar terwujud dan digerakkan dari, oleh, dan untuk tujuan bersama baik pemerintah, masyarakat dan Bunda PAUD sendiri demi terciptanya dunia pendidikan yang berwawasan tinggi, berkarakter mulia, dan berkesinambungan dengan dijadikan sebagai landasan untuk memacu adrenalin perkembangan dan kemajuan Pendidikan Anak Usia Dini di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan sekitar kita. Semoga!

Penulis merupakan Bunda PAUD Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

x

Check Also

Seruan Bersama Forkopimda Banda Aceh Terkait Pelarangan Perayaan Malam Tahun Baru

NBA – Wali Kota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM bersama segenap unsur ...