Wali Kota, H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM didampingi Wakil Wali Kota, Drs. H. Zainal Arifin, pada program Wali Kota Menjawab edisi Mei, Jumat (24/5) di pendopo Wali Kota.

Semarak Ramadhan di Kota Banda Aceh, Ini Kata Aminullah – Zainal

NBA – Suasana Ramadhan di Banda Aceh memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah-daerah lain di Indonesia. Ada nuansa tersendiri yang dirasakan berbeda oleh masyarakat dari bulan-bulan lainnya.

Aktifitas ibadah yang meningkat, masjid-masjid terlihat penuh dengan jamaah shalat tarawih, anak-anak muda yang menghabiskan waktu untuk tadarrus. Bahkan tidak sedikit dari masjid-masjid di ibukota Provinsi Aceh ini yang menyelenggarakan shalat Qiyamullail.

Semaraknya bulan Ramadhan ini, selain karena animo masyarakat yang tinggi akan datangnya bulan suci juga tidak terlepas dari peran Pemko Banda Aceh.

Hal ini disampaikan Wali Kota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM pada program Wali Kota Menjawab edisi Mei, Jumat (24/5) di pendopo Wali Kota.

Wali Kota menjawab edisi kali ini juga menghadirkan Wakil Wali Kota sebagai nara sumber, Ketua MPU Kota, Tgk Damanhuri Basyir, Kadis Syariat Islam Kota, Alizar Usman dan Kepala Satpol PP Kota, Hidayat.

Kata Aminullah, Pemerintah Kota jauh-jauh hari telah mengeluarkan seruan bersama Forkopimda dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Seruan ini dimaksudkan untuk mengagungkan bulan suci dengan peningkatan aktivitas ibadah. Restoran, cafe dan rumah makan tidak diizinkan buka saat pagi dan siang hari sehingga suasana terlihat lengang di Banda Aceh, sangat berbeda dengan kota kota lainnya.

Aktifitas masyarakat baru terlihat sibuk bakda shalat Ashar. Jalan-jalan dipenuhi warga yang ingin mencari penganan buka puasa. Pemko sendiri telah memfasilitasi para pedagang yang berjualan penganan agar tertib dan kota tidak semrawut.

Petugas Dishub dan Satpol PP disiagakan untuk mengatur ketertiban agar tidak terjadi kemacetan.

Kata Aminullah, Pemko Banda Aceh sendiri menggelar berbagai kegiatan dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan. 

Jelang memasuki bulan suci, Pemko sudah menggelar pasar murah agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kata Wali Kota, pasar murah ini digelar untuk mengendalikan harga barang pokok yang biasanya naik saat jelang bulan puasa.

Pemerintah Kota juga membentuk Tim Safari Ramadhan Gemilang. Kata Wali Kota, ada 16 masjid yang dikunjungi tim safari selama bulan suci. Saat berkunjung, tim ikut menyerahkan dana untuk kemakmuran masjid. Pemko mendorong seluruh rumah ibadah di Banda Aceh meningkat kegiatan keagamannya selama bulan suci Ramadhan lewat dana kemakmuran tersebut. Diserahkan juga ambal, Al-Quran, kain sarung, kurma hingga sandal untuk berwudhuk. 

Selain itu, juga digelar kegiatan Dakwah Daiyah yang tersebar di 90 gampong (Desa). Dakwah Daiyah dikhususkan untuk memperdalam pengetahuan Islam kaum perempuan di Banda Aceh.

Selama bulan Ramadhan, Pemko juga menggelar kajian Islam di Balai Kota yang dikemas dalam kegiatan Dialog Dakwah Ramadhan. Para jamaah diberi kesempatan menanyakan berbagai hal tentang Islam kepada para nara sumber yang mengisi acara.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan kepada warga dimana PDAM membentuk tim khusus yang bekerja 24 jam selama Ramadhan. 

“Ketika ada kendala air bersih, laporkan ke call center pemadam dan petugas segera merespon. Tolong disampaikan alamat lengkap dan ID pelanggan yang jelas,” ujar Wakil Wali Kota, Zainal Arifin menambahkan.

Selama bulan Ramadhan, Wali Kota juga menggratiskan pemakaian air bersih untuk masjid, mushala serta panti asuhan. Program penggratisan air bersih ini merupakan wujud kepedulian Pemko Banda Aceh untuk kepentingan umat. ujar Zainal Arifin.

Wali Kota Aminullah melanjutkan, dengan semaraknya suasana bulan suci Ramadhan di Banda Aceh, aktivitas ekonomi juga meningkat tajam. Tidak sedikit wisatawan dari daerah lain di Indonesia hingga mancanegara datang ke Banda Aceh menikmati suasana bulan Ramadhan.

Wali Kota berharap suasana Ramadhan ini akan terus menjadi daya tarik dan menjadikan Banda Aceh sebagai daerah tujuan.

“Tentunya akan menjadi keuntungan tersendiri bagi warga kota. Semakin banyak yang datang ke kota ini semakin baik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Harapan kita kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” harap Wali Kota yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh ini. (ADV)

x

Check Also

Kontingen Banda Aceh Pukau Ribuan Penonton Pawai Budaya JKPI

NBA, Karangasem – Kontingen Kota Banda Aceh yang menampilkan tarian Rapai Geleng ...