banner 728x250

Wujudkan Keluarga Sejahtera, Pemko Banda Aceh Launching PUSPAGA

  • Bagikan

NBA – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Launching Sekretariat dan Layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), Rabu (11/12 di Kantor PKK/Dekranas Kota Banda Aceh, Kp. Baru, Baiturrahman.

Peresmian PUSPAGA Banda Aceh ditandai dengan pembukaan papan selubung dan pemotongan pita oleh Wakil PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, Ketua PKK Banda Aceh, Hj Nurmiaty AR, Wakil PKK, Hj Fauziah, Ketua Dharma Wanita, Ny Buraida Bahagia, Kepala DP3AP2KB, Media Yulizar dan Ketua Komisi 4 DPRK Banda Aceh, Tati asmara.

Kepala DP3AP2KB, Media Yulizar, dalam kesempatannya menyebutkan PUSPAGA merupakan wadah atau fasilitas layanan publik bagi setiap keluarga. Disamping itu, katanya, pembentukan tersebut juga dilatar belakangi tingginya kasus kekerasan perempuan dan anak.

“Saat ini kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di Kota Banda Aceh ini sering terjadi, kita harap dengan adanya unit ini maka bisa mencegah agar tidak terjadinya kekerasan dalam rumah tangga,” ujar Media.

Ia juga menambahkan, dengan diresmikannya PUSPAGA maka dibawah DP3AP2KB sudah ada dua unit pelayanan, yakni Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan PUSPAGA. “Ini juga termasuk kedalam indikator untuk mewujudkan Kota Layak Anak, kita harap Banda Aceh bisa menempuh tingkatan Kota Layak Anak sebenarnya (tertinggi).”

Wakil PKK Provinsi Aceh, Dyah Erti Idawati menyampaikan apresiasi dan selamat atas pembentukan pusat pembelajaran keluarga tersebut.

“Saya mengapresiasikan seluruh jajaran TP PKK Banda Aceh dan Dinas terkait serta semua pihak yang mendukung. Saya berharap tempat ini tidak bersifat pasif, diramaikan dan difungsikan dengan baik,” kata Dyah.

Ia juga meminta tim PUSPAGA Banda Aceh untuk menjalankan sistem jemput bola ke kecamatan hingga desa – desa untuk melihat langsung kasus dilapangan dan melakukan sosialisasi di masyarakat.

“Kita berharap dengan adanya PUSPAGA di Banda Aceh ini bisa mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Gemilang,” pungkasnya. (Red)

  • Bagikan