Aminullah: Guru Berperan Penting dalam Menaikkan Mutu Sekolah

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan bahwa guru punya peran penting dalam menaikkan mutu pendidikan di sekolah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota kepada para guru peserta kegiatan Fatih Development of Teaching Proficiency (FDTP) 2020, Kamis (2/1) di Aula Fatih Bilingual School, Lamlagang, Banda Raya.

Acara yang digelar pihak Fatih Bilingual School ini diikuti oleh 210 peserta yang terdiri dari tenaga pendidik perwakilan dari setiap Kabupaten/Kota se-Aceh. Mengusung tema “Improving the Quality of Education, Where to Start?”, seminar ini menghadirkan Keynote Speaker internasional, yakni Dianindah Apriyani, Prof Dr Setiono Sugiharto dan Indra Charismiadji.

Sebelumnya, kehadiran Wali Kota disambut langsung Kepala Sekolah Fatih Bilingual School, Nur Wijayanto, Management Advisor of Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, Mustafa Cakallioglu, Management Advisor of Fatih Bilingual School, Nurhadi Hafman beserta seluruh jajaran akademika.

Aminullah dalam kesempatan ini menerangkan, Banda Aceh sebagai kota referensi pendidikan yang ada di Aceh, punya tuntutan untuk bisa memberikan contoh kepada daerah lainnya. Ia mengatakan, Fatih School yang mengadopsi sistem pembelajaran modern itu telah memberikan peran yang cukup signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Banda Aceh, umumnya di Aceh.

“Kami punya visi dan misi mewujudkan Banda Aceh yang gemilang dalam bingkai syariah yang kita bangun dalam bidang agama ekonomi dan pendidikan. Saya selaku Wali Kota Banda Aceh sangat berkewajiban agar kualitas pendidikan di Banda Aceh ini mencapai standar pada umumnya.”

“Dalam hal ini, Fatih telah berperan banyak. Sehingga menaikkan global tourism Kota Banda Aceh karena kualitas pendidikan yang punya standar baik,” ujar Aminullah.

Dihadapan para peserta, Aminullah mengatakan, para guru harus dibekali keahlian tinggi untuk menyajikan pendidikan yang baik bagi para murid. Untuk menambah kemampuan, peserta punya kesempatan menggali langsung dari narasumber yang dihadirkan.

“Kami berharap ini adalah kesempatan baik bagi para peserta dari masing-masing daerah, kedepannya setelah pelatihan ini, maka kita harap bisa kita terapkan secara maksimal pada sekolah masing-masing agar punya kualitas seperti Fatih ini,” kata Aminullah.

“Anak-anak harus punya kemampuan berbahasa Inggris dan Arab dengan baik. Sekolah di era ini harus mampu menguasai teknologi, jadi setiap anak bisa dan tau tentang teknologi. Kita harapkan para guru faham akan hal ini,” tambahnya lagi.

Wali Kota mengatakan setiap sekolah saat ini sudah seharusnya punya motivasi untuk mendidik para murid yang kreatif dan inovatif. Dengan harapan setiap para punya karya yang bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Jadikan mereka terbiasa dengan hal ini, agar kedepannya mereka bisa memanfaatkan juga bagi diri sendiri dimasa yang akan datang. Supaya mereka nantinya tidak bercita-cita menjadi pegawai negeri, karena perbandingannya dalam penerimaan CPNS dan lulusan itu tidak sebanding lagi,” terang Wali Kota.

Wali Kota pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Fatih Bilingual School yang telah menggagas acara tersebut karena sangat bermanfaat bagi kemajuan pendidikan Aceh.

“Niat baik dari Fatih ini tidak hanya mendidik para pelajarnya tapi juga punya niat baru yakni membantu meningkatkan kualitas kemampuan para guru di Kabupaten/Kota se-Aceh. Ini juga adalah harapan kita semua, kami sampaikan terima kasih,” kata Aminullah.

“Kita semua berharap, di tangan para guru-guru sekalian, semoga Aceh kedepannya akan melahirkan generasi penerus yang handal dan punya SDM yang unggul dan berkualitas, sehingga Aceh menjadi daerah yang minim angka pengangguran dan kemiskinannya,” pungkasnya. (Riz)

x

Check Also

IPM Banda Aceh Terbaik Nasional

*Kemiskinan dan Pengangguran Menurun*Investor Lirik Banda Aceh Banda Aceh – Berdasarkan data dari ...