Sie Asap Localeco, produk unggulan Taksim Cafe and Resto yang baru di resmikan. Foto: AN

Taksim Cafe and Resto Resmikan Produk Unggulan ‘Sie Asap Localeco’ Yuk Intip Harganya

Banda Aceh – Taksim Cafe and Resto meresmikan produk unggulan untuk masyarakat Aceh berupa Sie Asap Localeco. Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Plt Ketua Dekranasda Aceh, Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT, pada Minggu (16/2)
di Taksim Cafe and Resto, Jalan Mr. Teuku Moh. Hasan, Bathoh Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.

“Alhamdulillah, Ibu Diah Erti Idawati sangat mengapresiasi jiwa para pengusaha muda dan memuji proses yang sudah dijalani Taksim Cafe and Resto.” Kata Annisa selaku Manager Taksim Cafe and Resto.

Sebelumnya, dalam pidato pembukaannya owner Taksim Cafe and Resto, Muhammad Reza Fahlevi mengaku ini bermula dari potensi yang dimiliki di Aceh, keputusannya untuk kembali selepas studi dari Turki sudah bulat untuk membangun sektor ekonomi Aceh dengan berbisnis.

“Tidak mudah memang, bahkan ia mengaku sempat hampir menyerah namun dukungan dari kedua orangtua terus membuatnya bangkit,” ungkap Owner Taksim Cafe and Resto.

Sementara itu, Manager Taksim Cafe and Resto, Annisa menuturkan sesuai namanya, produk ini adalah jenis makanan berat berupa daging yang diasapkan. Dan yang uniknya adalah produk tersebut menggunakan semua bahan baku yang bersumber dari Aceh.

“Mulai dari garam hingga daging, semua kita pakai produk lokal dari masyarakat Aceh yang sudah kita seleksi kualitasnya”

Annisa menjelaskan, terkait Localeco.id sendiri adalah nama perusahaannya, dimana nanti start-up tersebut akan menghimpun semua potensi sumber daya alam unggulan masyarakat Aceh untuk siap ekspor sehingga membuat ekonomi masyarakat semakin bertumbuh.

Proses melahirkan produk ini juga tidak mudah, riset dilakukan berbulan-bulan hingga mendapatkan takaran yang tepat.

“Sie Asap Localeco ini juga terdiri dari dua pilihan daging yaitu ayam dan sapi. Sebagai pelengkap, tersedia juga 6 pilihan sambal nusantara, mulai dari sambal mak meugang khas Aceh hingga sambal matah dari Bali. Satu porsinya sudah dilengkapi dengan sayur, sup, kerupuk betawi, sambal, nasi dan sie asap itu sendiri, harganya dibanderol mulai dari Rp.19.000 untuk Sie Asap Ayam dan Rp.28.000 untuk Sie Asap Daging. Ini merupakan inovasi pertama kalinya di Aceh.” Terang Annisa. []

x

Check Also

KPK Apresiasi Paparan Penggunaan Anggaran BTT Pemerintah Aceh untuk Penanganan Covid-19

Banda Aceh – Kepala Satgas Koordinasi Pencegahan Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ...