CovidBike Aceh Tolak Wacana Kemenhub Pesepeda Bayar Pajak

Banda Aceh – Covidbike Aceh menilai wacana kemenhub untuk mengenakan pajak pesepeda adalah suatu kemunduran dalam hal inovasi kebijakan, seperti di ketahui pajak pesepeda pernah diberlakukan pada masa orde baru, namun setelah masuk era reformasi kebijakan tersebut telah di cabut.

Sepeda dipajakin itu ada pada jaman Orba. Namanya pening Sepeda. Pegawai kecamatan ditugasi menyetop Sepeda di jalan, terutama yang dekat pasar. Sepeda yang belum ada pening diharuskan bayar stiker pening untuk ditempel di Sepeda.

Hal tersebut diungkapkan oleh Vhodzan Adzima selaku pengusaha sewa sepeda Aceh pada NBA, Rabu 1 Juli 2020.

Ia sangat mengkritisi wacana pengenaan pajak yang akan dikenakan kepada para pesepeda di tanah air.

Sejak pandemi corona, tren bersepeda menjadi salah satu yang paling terlihat, Di Aceh mulai beramai- ramai mengayuh sepeda untuk mengisi waktunya. Katanya.

“Ada regulasi yang unik dari sejumlah negara yang memberikan insentif bagi pengendara sepeda, contoh di Belanda bagi warganya yang mau bersepeda di kasih uang, Italia subsidi warganya yang mau beli sepeda dan beberapa negara lainnya, Selandia Baru, Belgia serta Perancis.” Ujarnya.

Covibike Aceh menilai Pemerintah seharunsya menyambut baik akan tingginya kesadaran masyarakat untuk bersepeda, sehingga mengurangi dampak polusi udara dan menjalankan pola hidup sehat di Aceh.

Jika benar pesepeda di kenakan pajak, maka Pemerintah Aceh baik Eksekutif dan Legislatif agar dapat duduk bersama membicarakan hal ini, guna masyarakat Aceh tetap hidup sehat dan tidak perlu bayar pajak tersebut. Harap Vhodzan. (Red)

x

Check Also

Lindungi Warga Terpapar Covid-19, Camat Baiturrahman Batasi Perayaan HUT RI ke-75

Banda Aceh – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Baiturrahman Kota Banda Aceh menyepakati ...