banner 728x250

BPBD Banda Aceh Akan Selesaikan Disinfeksi Meunasah dan Kantor Keuchik

  • Bagikan

Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh tuntaskan penyemprotan disinfektan di meunasah dan kantor keuchik setiap gampong di wilayah Kota Banda Aceh pada tanggal 23 s/d 30 September.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banda Aceh, Rizal Abdillah, S.Sos, M. Si mengatakan bahwa penyemprotan ini dilaksanakan sesuai arahan Wali Kota Banda Aceh sebagai salah satu bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat kasus positif dari hari ke hari.

“Penyemprotan masih berlanjut dan kita targetkan penyemprotan ini akan selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,” jelas Rizal saat dikonfirmasi pada Selasa, (29/9/2020).

Lanjutnya, disinfeksi merupakan salah satu kegiatan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Harapan kami, kegiatan ini untuk seterusnya dapat dilanjutkan oleh para pengurus rumah ibadah dan juga setiap individu tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah berlaku,” harapnya.

Penyemprotan disinfektan ini sangat berperan penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 disamping protokol kesahatan lain juga tetap dijalankan.

“Kita terus menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan. Karena kita tidak tahu kondisi kesehatan para jamaah yang melaksanakan ibadah pada rumah ibadah, sama halnya dengan setiap pegawai di kantor keuchik,” jelas Rizal.

Dari seluruh gampong dari empat kecamatan yaitu Baiturrahman, Banda Raya, Lueng Bata dan Kuta Alam, tersisa empat gampong lagi yang belum di disinfeksi dan rencananya penyemprotan yang akan dilakanakan secepatnya.

“Meunasah dan kantor keuchik dari empat gampong yang akan kita lanjutkan disinfeksi yaitu, Peunyeurat, Keuramat, Bandar Baru dan Gampong Beurawe,” tutupnya. (Hus/Hz)

  • Bagikan