banner 728x250

Aminullah: Aceh Miliki Kesempatan Besar Untuk Menjadi Pioner Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Indonesia

  • Bagikan

Wali Kota Hadir Sebagai Keynote Speech Festival Ilmiah Ekonomi Islam 2020

Banda Aceh – Festival Ilmiah Ekonomi Islam (FIEL) sebagai acara tahunan yang diselenggarakan oleh Islamic Economic Students Assosiation (iESA) dengan tema “Islamic Economic As Solution of World Economy” mengadakan Webinar Vol. 2 dengan mengusung tema “Implementasi Lembaga Keuangan Syari’ah Pasca Diterapkannya Qanun No. 11 di Aceh”. pada Rabu (24/11).

Webinar tersebut menghadirkan Keynote Speech, H Aminullah Usman SE Ak MM selaku Wali Kota Banda Aceh dan Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh.

Adapun rangkaian kedua kegiatan FIEL 2020 juga dihadiri oleh pemateri, diantaranya Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Syariah Prof Dr M Shabri Abd Majid M Ec, Kepala Divisi Pengembangan Infrastuktur Keuangan Syariah (KNEKS) Dr Luqyan Tamanni M Ec dan Kepala Bank BRI Syariah Aceh Nana Hendriana, serta pada Webinar Vol. 2 tersebut dipandu oleh Ketua Prodi Ekonomi Islam FEB Unsyiah Dr Eddy Gunawan M Ec.

Dalam pidatonya Wali Kota Aminullah menjelaskan, “Perkembangan Lembaga Keuangan Syariah tidak dapat berjalan sendiri, perkembangan itu membutuhkan kerja keras dari seluruh stakeholder industri keuangan syariah, dibutuhkan sinergitas semua elemen untuk mendukung perkembangan Lembaga Keuangan Syariah di Aceh. Dan perlu adanya keterpaduan langkah dari praktisi, akdemisi, maupun asosiasi agar implemetasi menjadi lebih efektif dan efisien.” Kata Aminullah.

Ketum MES Aceh ini melanjutkan, perihal Qanun No. 11 tahun 2018 sejak diterapkannya mengenai kegiatan lembaga keuangan dapat mewujudkan ekonomi masyarakat Aceh yang adil dan sejahtera dalam naungan syariat Islam.

Aminullah juga menyakinkan bahwa Aceh memiliki kesempatan yang besar untuk menjadikan pioner dalam pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.

Wali Kota Aminullah juga mengapresiasi kegiatan webinar dalam rangkaian kegiatan FIEL 20W0 ini dan berharap terus berkesinambungan untuk memotivasi anak muda dalam mewujudkan karya mereka.

Aminullah juga berharap agar Lembaga Keuangan Syariah harus terus disosialisasikan kepada masyarakat dan meminta semua pihak di Aceh untuk mendukung dan menyuarakan Qanun Lembaga Keuangan Syariah. Pesannya.

Selain itu, pemateri pertama M Shabri Abd Majid menjelaskan bahwa dalam penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah sangat diperlukan sinergitas kebijakan pemerintah dan masyarakat.

“Kita semua harus meluruskan pemahaman keliru masyarakat. Walaupun perubahan di awal memang berat, tetapi pada akhirnya akan mendapatkan hikmah tersendiri. Katanya.

Selanjutnya, pemateri kedua Luqyan Tamanni menjelaskan KNEKS pada tahun 2020-2024 memiliki fokus dalam penguatan kapasitas, tata kelola, dan infrastuktur industri keuangan syariah. Serta dilanjutkan oleh pemateri terakhir Nana Hendriana yang mengatakan BRI Group memenuhi panggilan atas Qanun tersebut dan BRI Group sedang dalam tahapan akhir konversi dalam mengimplemetasikan Lembaga Keuangan berdasarkan prinsip syariah. (A/S/Ad)

  • Bagikan