banner 728x250

Aminullah: Reservoir Taman Sari Segera Diresmikan

  • Bagikan

Akan Layani 15 Ribu s/d 20 Ribu SR

Banda Aceh – PDAM Tirta Daroy Banda Aceh terus berbenah meningkatkan layanan air bersih untuk warga kota. Usai menuntaskan pekerjaan upgrading saringan bak air bersih di Water Treatment Plant (WTP) Lambaro, kini reservoir di kawasan Taman Sari juga telah bisa dioperasikan.

“Alhamdulillah dua langkah besar telah kita lakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan air bersih. Usai upgrading saringan bak air di WTP Lambaro, reservoir juga telah bisa kita operasikan,” ungkap Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman Senin (28/12/2020) di Balai Kota.

Aminullah mengungkapkan reservoir yang mampu menampung 3000 meter kubik air itu akan segera diresmikan. “InsyaAllah akan segera kita resmikan. Reservoir ini mampu melayani 15 ribu hingga 20 ribu Sambungan Rumah (SR),” ungkapnya.

Aminullah menambahkan, reservoir dibangun untuk melayani warga di empat kecamatan, yakni Kecamatan Baiturrahman, Meuraxa, Kuta Raja dan Jaya baru.

“Selama ini PDAM memang terkendala memberikan layanan maksimal untuk pelanggan empat kecamatan tersebut karena kurangnya kondisi topografi yang kemudian membuat sering terjadinya kehilangan tekanan air. Apalagi wilayah yang berada di ujung pelayanan seperti Meuraxa dan Jaya Baru,” kata Aminullah.

Namun, lanjutnya dengan beroperasinya reservoir Taman Sari maka persoalan tersebut diyakini akan teratasi karena dari bak penampung air raksasa yang baru dibangun itu akan diberikan tekanan baru dengan memberi pompa untuk mendistribusikan air ke pelanggan.

“Sekarang reservoir sudah mulai diuji coba pengoperasionalnya sejak November lalu. Alhamdulliah distribusi air untuk empat kecamatan tersebut sudah mulai lancar, bahkan sampai ke ujung pelayanan,” tambahnya.

Informasi dari Dirut PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub reservoir Taman Sari dilengkapi empat booster pump untuk memberi tekanan agar air bersih mengalir deras ke rumah-rumah warga.

“Adanya pompa di reservoir Taman Sari sangat membantu dalam mengatasi masalah kurangnya tekanan air yang dihadapi selama ini,” ujar Ampon Aiyub.

Lanjut Ampon Aiyub, selain membangun resevoir, pembangunan selanjutnya akan diarahkan pada peremajaan jaringan perpipaan, yaitu dengan mengganti pipa lama yang sudah tidak layak digunakan.[]

  • Bagikan