Pemko Banda Aceh Kembali Buka Pendaftaran Bantuan Alat Usaha untuk 694 Pelaku UMKM

  • Bagikan

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh akan kembali memberikan bantuan paket peralatan usaha mikro untuk 694 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banda Aceh yang terdampak pandemi Covid-19 dan sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Adapun paket peralatan usaha yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota yaitu, bantuan peralatan tukang bangunan, tukang las, tukang pangkas, jualan mie, jualan jus, tukang perabot, usaha menjahit, usaha katering, pembuatan kue, usaha kuliner/rak steling dan peralatan usaha perbengkelan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh M Nurdin S.Sos kepada NBA, Kamis (10/12) di Banda Aceh.

Bantuan tersebut adalah Program Bantuan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk penanganan dampak Covid-19 yang diberikan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) warga Kota Banda Aceh dengan tujuan agar pelaku usaha mikro dapat tetap bertahan dalam menjalankan aktifitasnya di masa pandemi saat ini. terang M Nurdin.

“Jadi tentunya ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian dari Pemko atas instruksi Pak Wali Kota Aminullah Usman dan Pak Wakil Wakil Wali Kota Zainal Arifin untuk pelaku usaha mikro yang terdampak Covid-19 di Banda Aceh. Ungkap Nurdin.

Ia melanjutkan, adapun syarat pendaftaran sama seperti yang pernah disalurkan sebelumnya, yaitu warga Kota Banda Aceh, memiliki usaha kategori mikro, (omzet<300juta/tahun dan aset<50juta), belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah Kota Banda Aceh, status pekerjaan bukan ASN, Anggota TNI/Polri, Pegawai BUMN/D atau Karyawan Swasta, memiliki nomor handphone aktif dan dapat dihubungi oleh petugas, serta melampirkan file photo KTP, KK dan photo tempat usaha atau aktifitas usaha.

Nurdin menerangkan, proses pendaftaran akan dilakukan secara online melalui link yang telah disiapkan oleh Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, dan akan dibuka mulai tanggal 14 Desember 2020, mulai pukul 10.00 WIB dan akan ditutup secara otomatis oleh aplikasi apabila kuota 694 orang pendaftar sudah terpenuhi.

Nurdin menyampaikan amanah Wakil Wali Kota Zainal Arifin apabila ada yang kesulitan melakukan pendaftaran online karena berbagai alasan seperti tidak punya smartphone, tidak mengerti cara daftar atau alasan lain, dapat meminta bantuan anggota keluarga, tetangga atau pihak lain, bila itu juga sulit maka calon pendaftar dapat datang ke Diskopukmdag Kota Banda Aceh untul dibantu oleh petugas proses pendaftarannya.(Ad)

Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di surat pengumuman resmi dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh di bawah ini:

  • Bagikan