banner 728x250

Aceh Meusyuhu Gelar Webinar Nasional UMKM Menembus Batas Digital, Ini Tujuannya

  • Bagikan

Banda Aceh – UMKM menjadi salah satu sektor penyumbang domestic bruto terbesar bagi Indonesia. Mengingat hal ini maka penting bagi kita memastikan bahwa keberlangsungan UMKM ke depan dapat terus berlanjut.

Pada kondisi saat ini, kita semua sedang dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum kunjung selesai sehingga berdampak penurunan banyak sektor terutama perekonomian, hal ini dikarenakan penurunan pendapatan masyarakat yang akhirnya menurunkan daya beli di tengah masyarakat sehingga berimbas langsung kepada omset penjualan dari pelaku UMKM, keadaan ini sangat perlu diperhatikan mengingat jumlah pelaku UMKM di Indonesia cukup besar dan potensial.

Hal tersebut diungkapkan Ketua TP PKK Aceh, Dr Ir Dyah Erti Idawati MT dalam kegiatan Webinar Nasional dengan tema “UMKM Menembus Batas Digital” Selasa, 9 Maret 2021.

Sulitnya mendapat kerja di tengah pandemi akhirnya mendorong banyak pihak beralih menjadi para pelaku usaha kecil, namun sulitnya menguasai pasar di kondisi pandemi seperti ini menjadi sebuah tantangan besar yang harus mampu diselesaikan dengan baik. Ujar Dyah.

Ia melanjutkan, Aceh Meusyuhu merupakan inisiasi dari dari beberapa komunitas pemuda di Aceh seperti UKM Inkubator FEB USK, Ecodigi dan Aceh Berdikari untuk menjawab permasalahan UMKM pada masa pendemi Covid-19.

Kegiatan ini juga dipayungi langsung oleh Asosiasi Saudagar Industri Aceh (ASIA) dengan menawarkan berbagai macam rangkaian acara mulai dari webinar nasional, pelatihan Scale up UMKM, hingga Expo UMKM Aceh Meusyuhu. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menyiapkan para pelaku UMKM untuk lebih siap dalam mengahadapi perubahan–perubahan yang terjadi khususnya dunia digital. Terang Dyah Erti.

Kegiatan pertama Aceh Meusyuhu, yaitu kegiatan Webinar Nasional dengan tema “UMKM Menembus Batas Digital” telah berhasil dilaksanakan. Webinar ini merupakan langkah awal pengenalan fundamental bisnis dan konsepsi digitalisasi kepada para pelaku UMKM secara nasional, dengan diikuti oleh 1000 lebih pendaftar Webinar dan didukung penuh oleh Pegadaian Syariah Aceh diharapkan akan menjadi landasan dalam mengembangkan bisnis ke depan. Katanya.

Kegiatan ini menjadi penting karena kita melihat masalah yang terjadi di lapangan bahwa banyak pelaku UMKM terjun ke dalam dunia bisnis hanya bermodal nekat dan coba-coba saja sehingga ini menjadi alasan tersebar banyak UMKM yang akhirnya tidak bertahan. Ungkap Dyah.

Selain Ketua TP PKK Aceh, Webinar ini juga dihadiri langsung oleh Ferry Hariawan Vice President Pegadaian Syariah Aceh sekaligus membuka rangkaian kegiatan Aceh Meusyuhu, kegiatan ini juga membahas tiga materi menarik mulai dari fundamental bisnis yang diisi oleh Yasa Singgih selaku founder dari Mens Republic, marketplace oleh Wiwid Syahdiah Sugiarti selaku City Manager Tokopedia , hingga peran BUMN terhadap digitalisasi UMKM oleh Teguh Budi Ismianto Kepala Divisi Digital Lending & Payment PT. Pegadaian (Persero).

“Sebagian besar ekonomi Indonesia didorong oleh UMKM, dari sisi pemerintahan dan BUMN sangat bangga dan terus memberikan support dan kampanye produk lokal. Harapannya kita dapat terus berinovasi dan out of the box agar memiliki keberlanjutan usaha. Perlu juga adanya kolaborasi dari berbagai pihak untuk mempromosikan produk UMKM kita agar pasarnya terus meluas dengan menggunakan platform digital sebagai channel utama dalam mendongkrak daya saing di pasar” tutup Dyah Erti yang juga penasihat Aceh Meusyuhu. (Zah)

  • Bagikan