banner 728x250

Penyuplai Gabah 3 Wilayah Lain, Aceh Besar Masuki Musim Tanam

  • Bagikan
Bupati Kabupaten Aceh Besar, Mawardi Ali | Foto: Ist

Mawardi Ali: Pemerintah Tidak Akan Membiarkan Petani Bertarung Sendiri

Aceh Besar – Kerja keras petani Aceh Besar menjadikan kabupaten tersebut selalu surplus gabah, hingga mampu memenuhi kebutuhan daerah sekitarnya seperti Banda Aceh, Sabang hingga Aceh Jaya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dalam keterangan tertulisnya melalui media center Pemkab setempat (17/6/2021).

“Alhamdulillah, kerja keras petani membuat hasil gabah selalu surplus dengan hasil 7,2 ton per hektar, hingga mampu menyuplai ke wilayah sekitar,” terang Mawardi Ali.

Ia menyebutkan, Aceh Besar memiliki luas wilayah 3000 km2 terdiri dari 604 desa di 23 Kecamatan, dengan luas area pertanian di Aceh Besar khususnya untuk tanaman pangan padi 25.692 hektar yang mampu mengairi 15.000 Ha, selebihnya tadah hujan.

” Berdasarkan jadwal musim tanam MT Gadu 2021, pertengahan bulan Juni ini telah masuk pada musim tanam. Sehingga terlihat para petani sudah mulai menyiapkan benih untuk ditanam,” ujarnya.

Bupati Mawardi Ali menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan petani bertarung sendiri, sehingga agenda pertanian menjadi agenda Pemerintah.

Walaupun agak sedikit terlambat, namun telah kita jadwalkan musim semai benih pada Mei, penanamam telah mulai dilakukan. ” Panen raya diperkirakan pada oktober 2021,” jelasnya.

Area tanam MT Gadu dilakukan pada area tanam yang bersumber air dari irigasi Krueng Aceh, irigasi Krueng jreu, irigasi desa dan yang menggunakan sistim pompanisasi.

Enam masa tahapan yang dilalui pada MT Gadu Meugo Reuweung yang merupakan agenda rutin pertanian antara lain adalah gotong royong, masa pelepasan air, masa pembajakan tanah, masa semai benih, musim tanam dan musim panen.

  • Bagikan