banner 728x250

Empat Tahun Pemerintahan Amin – Zainal, Pertumbuhan UMKM Meningkat

  • Bagikan

Kadis Kopukmdag: Terimakasih Pak Amin-Zainal Atas Perhatian dan Dukungan Kepada UMKM

Banda Aceh – Dimasa empat tahun kepemimpinan Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM dan Wakil Wali Kota Drs H Zainal Arifin, berbagai kemajuan telah dirasakan oleh masyarakat Kota Banda Aceh khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pertumbuhan pesat UMKM di Kota Banda Aceh menambah semarak dan geliat aktifitas UMKM di ‘Kota Gemilang’ khususnya mulai sore hingga malam hari menjadi denyut nadi baru pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Aktifitas UMKM menjadikan Kota Banda Aceh hidup dengan putaran ekonomi yang cukup tinggi. Pesatnya pertumbuhan UMKM semasa kepemimpinan Amin-Zainal karena basarnya perhatian Amin-Zainal kepada sektor UMKM.

Hal tersebut dipaparkan Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh, M Nurdin SSos pada NBA Rabu, 7 Juli 2021.

Ia menerangkan, Amin-Zainal mengibaratkan UMKM sebagai sawah di Kota Banda Aceh. Hingga Februari 2021 jumlah UMKM Banda Aceh mencapai 15.107 UMKM, yang terbanyak dari sektor makanan minumam dengan cita rasa enak, enak sekali dan uenak sekali.

Hingga saat ini dalam pemberdayaan usaha mikro, Pemerintah Kota Banda Aceh terus memberikan pendampingan baik dalam bentuk pengembangan capacity building maupun dalam bentuk bantuan peralatan/perlengkapan sarana usaha maupun dalam bentuk bantuan modal kerja. Katanya.

Nurdin menjelaskan, bantuan modal kerja pada tahun 2020 diberikan kepada 425 pelaku usaha mikro Kota Banda Aceh dengan nilai Rp. 1 juta untuk setiap pelaku usaha mikro. Sedangkan bantuan sarana atau perlengkapan usaha mulai kepemimpinan Amin-Zainal sudah mencapai 12.000 pelaku usaha yang tergabung dalam kelompok- kelompok usaha yang tersebar dalam wilayah Kota Banda Aceh.

Dilanjutkan Banpres BPUM tahun 2020 pemerintah Kota Banda Aceh juga mengusulkan 15.000 calon
Penerima, pada bulan April dan Juni 2021 kembali mengusulkan calon penerima BPUM masing-masing 1215 dan 2110 calon penerima. Ungkap Nurdin.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Diskopukmdag terus mendampingi UMKM Banda Aceh agar terus produktif dan dapat menciptakan lapangan kerja.

Upaya ini diharapkan dapat membuat pelaku usaha tetap bertahan dan dapat meningkatkan usahanya, walaupun dalam keadaan pandemi tetap ada pelaku usaha mikro naik kelas dan tetap dapat bermitra dengan usaha mikro lainnya. Pungkas Kadis Kopukmdag.

Penulis: AdEditor: Ad
  • Bagikan