Aminullah Ajak Bima Arya dan Peserta JKPI Ngopi di Stand Banda Aceh

  • Bagikan

Kopi Aceh Memang Nikmat Tiada Duanya

Bogor – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman punya cara tersendiri mempromosikan Banda Aceh di
Kongres ke-V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

Menghadiri undangan Wali Kota Bogor pada acara Gala Dinner, Kamis (2/12/2021) malam, Wali Kota Aminullah mengajak seluruh kepala daerah peserta Kongres JKPI ngopi bareng di Stand Banda Aceh.

Usai Bima Arya menyampaikan sambutan, Aminullah dan istri mengajak Wali Kota Bogor itu dan para bupati/wali kota lainnya berkunjung ke stand pameran milik Kota Banda Aceh yang juga berada di area Bogor Creative Center (BCC) tempat gala dinner berlangsung.

Tiba di sana, Aminullah langsung menyuguhkan sanger, jenis minuman yang terkenal di Banda Aceh.

Tampak Bima Arya, Bupati Siak Alfredi, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan sejumlah kepala daerah lainnya menikmati kopi racikan Bawadi.
“Kopi Sanger Aceh mantap,” kata Bima Arya sambil menunjukkan jempolnya.

“Ini kopi sama-sama ngerti, saya tahu artinya,” ujarnya yang mengaku dapat bocoran dari Wali Kota Aminullah saat berkunjung ke Banda Aceh.

“Tapi sekarang sudah ada makna lain, Ngeri Rasanya,” timpal Aminullah yang turut didampingi istri, Nurmiati AR.

Pujian senada juga terlontar dari mulut Bupati Alfredi. Ia mengaku kopi sanger tersebut sangat enak di lidah.
“Iya, ini benar-benar nikmat tiada duanya,” ujarnya.
Para kepala daerah dan delegasi JKPI dari seluruh Indonesia yang diajak Aminullah ke stand Banda Aceh tidak hanya untuk sekedar menikmati kopi. Ajakan tersebut merupakan strategi Aminullah mempromosikan produk-produk lokal Banda Aceh. Karena di stand tersebut juga tersedia aneka jenis produk UMKM Banda Aceh, karya perajin lokal binaan Nurmiati AR sebagai Ketua Dekranasda.

Banyak dari pengunjung membelanjakan uangnya untuk membeli tas motif Aceh, aneka kue tradisional Aceh seperti keukarah, boi, timpan dan aneka kuliner Aceh yang memiliki cita rasa tinggi.

Aminullah berharap, Kongres JKPI tahun 2021 ini menjadi sarana bagi Banda Aceh mengenalkan berbagai macam produk unggulan hingga ke seluruh nusantara.

Menurut Aminullah, JKPI bukan hanya sekedar menunjukkan kekayaan budaya, tapi juga sarana meningkatkan pertumbuhan ekonomi masing-masing daerah.[]

  • Bagikan