Aminullah Bangun Silaturrahmi dengan Bulog RI Lewat Tenis

  • Bagikan

Febby Novita, Direktur Bisnis Bulog Tertarik dengan Produk UMKM Banda Aceh

Jakarta – Tenis, bagi Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bukan hanya sekedar sarana untuk menyalurkan hobi dan menjaga kebugaran. Ia juga memanfaatkan olahraga ini untuk membangun silaturrahmi, bahkan membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan program-program pemerintah.

Seperti yang dilakukan Minggu (5/12/2021) di Jakarta. Mantan Dirut BPD Aceh ini berkesempatan membahas rencana kerjasama dengan Perum Bulog terkait pemberdayaan UMKM di Banda Aceh.

Ia menggelar pertemuan dengan petinggi Perum Bulog Pusat usai bermain tenis bersama di Lapangan Tenis Perum Bulog, Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Aminullah Usman/Budi Juliansyah meladeni para pejabat Bulog dalam dua pertandingan.

Laga pertama, lawan yang dihadapi adalah Langgeng/Faisal. Ketum Baveti Aceh ini mampu memenangkan pertandingan dengan skor 8-5.

Kemudian ia kembali bertanding dengan pasangan ganda Perum Bulog lainnya, yakni Langgeng yang kini berganti pasangan dengan Awal.

Pertandingan kedua ini berjalan seimbang. Sepertinya Langgeng tidak ingin dipermalukan kedua kali oleh Aminullah. Ia pun bermain all out untuk merebut kemenangan. Namun usaha Langgeng dan Awal tak membuahkan hasil karena Aminullah yang kenyang pengalaman tetap mampu mendominasi laga dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 8-6.

Usai pertandingan, Wali Kota dan para petinggi Perum Bulog itu kemudian membicarakan rencana kerjasama.

Pemberdayaan UMKM menjadi topik pembicaraan, dimana Banda Aceh sebagai kota wisata terdapat banyak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.
“Di Banda Aceh ada sekitar 16.950 UMKM. Tentunya sebuah hal positif jika kerjasama dengan Perum Bulog terealisasi. Karena banyak produk lokal unggulan, seperti kopi,” kata Aminullah.

Pihak Perum Bulog pun tertarik dengan rencana tersebut. Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby yang hadir menyaksikan pertandingan silaturrahmi tersebut mengaku tertarik akan program itu.

Pihak Bulog pun berencana akan melakukan kunjungan ke Banda Aceh untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut secara detail.

Sebagai mana diketahui, sejak 2019 lalu Bulog telah meluncurkan iPangananDotcom dimana program tersebut akan melibatkan pelaku UMKM.

Karenanya Bulog menyiapkan strategi untuk bisa menggandeng lebih banyak supplier seperti pelaku UMKM.

Ditambah lagi dukungan Kementerian Koperasi dan IKM yang sudah mengembangkan bisnis dimana Bulog harus ada di tengah bersama BUMN pangan lainnya. Sehingga Bulog dan BUMN pangan bisa menampung produksi dari para UMKM dan petani.[]

  • Bagikan