OJK Apresiasi Strategi Wali Kota dalam Percepatan Akses Keuangan Daerah

  • Bagikan

Aminullah Programkan Mahirah Salurkan Pembiayaan Secara Online

Banda Aceh – Langkah Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman yang memberikan akses keuangan seluas-luasnya kepada masyarakat mendapat apresiasi dari lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala OJK Aceh Yusri dalam rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara virtual, di pendopo Rabu (22/12/2021).

Menurut Yusri, langkah Wali Kota Aminullah yang mendirikan PT LKMS Mahirah Muamalah salah satu strategi luar biasa yang patut dicontoh daerah lain dalam menghadapi berbagai tantangan sektor jasa keuangan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi.

“Kami menilai kehadiran LKMS Mahirah Muamalah sangat membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sangat sulit dalam mendapat pembiayaan dari dunia perbankan ditengah masa pandemi seperti sekarang ini,” ungkap Yusri.

Hal senada juga di sampaikan oleh Kepala Bank Indonesia (BI) Achris Sarwani, ia menilai kehadiran PT LKMS MMS juga berhasil memberantas rentenir di Banda Aceh sejak didirikannya.

“Kita berharap nantinya LKMS MM terus berinovasi dengan menghadirkan digitalisasi produk untuk lebih memudahkan akses keuangan bagi masyarakat, dengan demikian pelaku usaha juga akan terhindar dari rentenir berbasis online (Pinjol),” kata Acrish.

Wali Kota dalam penyampaian mengharapkan komitmen seluruh Bupati dan Wali Kota di Aceh untuk terus melakukan berbagai upaya dan inovasi demi meningkatkan akses keuangan masyarakat.

“Dibutuhkan kerja keras Kepala Daerah di Aceh dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh akses pembiayaan dan permodalan, sehingga pertumbuhan ekonomi terus meningkat,” sebut Aminullah.

Wali Kota juga menyampaikan kepada semua pihak untuk bersama-sama berupaya memajukan pelaku usaha di sektor pariwisata di daerah masing-masing.

“Kami menilai sektor pariwisata memiliki peranan penting sebagai salah satu sumber yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan produktivitas suatu daerah,” sebut Aminullah. (AY)

  • Bagikan