banner

banner

Aminullah Undang Calon Penerima Rumah Bedah ke Balai Kota

  • Bagikan

Bahagianya 3 Anak Yatim Bertemu Wali Kota

Banda Aceh – Program ‘Bedah Rumah’ yang digagas Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman terus berlanjut. Teranyar, Aminullah mengundang langsung calon penerima rumah bantuan yang dibangun dengan dana CSR Bank Aceh Syariah itu ke ruang kerjanya di balai kota, Kamis 17 Februari 2022.

Calon penerima bantuan, yakni Yusnizar (35 tahun) -janda tiga anak- warga duafa yang beralamat di Jalan Keuchik Main, Gampong Lampaseh Aceh. Ia datang ke ruang kerja orang nomor satu di Banda Aceh itu dengan didampingi ketiga anaknya yang masih kecil-kecil.

Pada kesempatan itu, Yusnizar turut didampingi oleh Plt Keuchik Lampaseh Aceh Suzana, Kabag Administrasi Pembangunan M Syaifuddin Ambia, dan Kabag Prokopim Setdako Banda Aceh Said Fauzan.

Kepada wali kota, Yusnizar yang berasal dari Sumatra Utara, mengatakan telah sedari 2007 tinggal dan menjadi warga Banda Aceh. “Kalau suami saya memang asli Lampaseh Aceh Pak Wali. Dan mendiang suami saya telah meninggal dunia tahun lalu,” ujarnya lirih.

Sepeninggal sang suami, Yusnizar mau tak mau harus membesarkan ketiga buah hatinya seorang diri dengan bekerja serabutan. “Saya kerja apa saja Pak Wali asal halal, kadang jualan-kadang membantu di rumah tetangga,” ucapnya yang mengaku untuk makan sehari-hari saja kerap dibantu oleh para tetangga.

Dan hingga kini mereka masih tinggal di rumah shelter eks bantuan tsunami yang didirikan di atas lahan milik sendiri. “Kondisinya apa adanya Pak Wali, yang penting Kami bisa berteduh,” ujarnya lagi seraya berharap agar impiannya memiliki rumah layak huni dapat terwujud.

Mendengar keluh-kesah Yusnizar, Wali Kota Aminullah langsung merespon dengan menjadwalkan peninjauan ke lokasi esok harinya. “Besok jam 10.00 WIB, Saya akan lihat dan meninjau kondisi rumah Ibu. Kalau memang memenuhi syarat dan patut dibantu, insyaallah akan segera Kita bedah,” ujar Aminullah.

Sembari mendengar curahan hati warganya itu, Aminullah pun menjamu aneka kue dan teh. Ketiga anak yatim yang menemaninya ibunya tampak suka dengan jamuan itu, dan bahagia sekali bertemu wali kota. Apalagi saat Aminullah membolehkan mereka membawa pulang makanan yang dihidangkan.

“Kuenya boleh dibawa pulang. Ambil, ambil semuanya untuk dimakan di rumah,” ucap Aminullah seraya menyerahkan sejumlah santunan kepada mereka bertiga. “Ini untuk jajan sekolah ya, jangan boros harus hemat-hemat, sayang Ibu.” “Terima kasih Pak Wali,” ucap mereka kompak. (Jun)

  • Bagikan