Tinggal di Gubuk 22 Tahun, Wali Kota Segera Bedah Rumah Syakban

  • Bagikan

Bank Aceh Syariah Siap Bantu

Banda Aceh – Syakban (52 Tahun), warga miskin di Ateuk Pahlawan menjadi sosok yang sangat berbahagia. Hari Rabu (11/5) sepertinya akan selalu ia ingat dalam hidupnya. Betapa tidak, pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu yang menempati gubuk deritannya selama 22 tahun itu disambangi langsung orang nomor satu Banda Aceh, yakni Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Kedatangan Aminullah dan istri, Hj Nurmiati AR ke kediamannya di Jalan Langgar Gampong Ateuk Pahlawan membawa kabar bahagia. Ia akan mendapatkan bantuan bedah rumah yang dibangun dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Aceh Syariah.

Saat wali kota mengatakan gubuk reot miliknya yang sudah lapuk dimakan usia akan segera dibedah, Syakban dan istri, Marlina tak kuasa menahan haru. Suami istri yang memiliki enam orang anak itu terlihat menangis bahagia. “Terimakasih Pak Wali, terimakasih Bank Aceh atas kepeduliaannya membantu kami,” ujar Marlina sesenggukan sambil memeluk tubuh istri wali kota, Hj Nurmiati AR.

Saat diwawncarai, Wali Kota Aminullah mengatakan rumah Syakban memang tidak layak lagi ditempati. Selain karena kontrkusi kayu yang sudah termakan usia, rumah tersebut juga sangat sempit untuk dihuni Syakban dan istri serta enam orang anaknya. “Ini memang tidak layak lagi. Rumah Pak Syakban segera kita bedah,” kata wali kota.

Ia mengatakan, bangunan rumah itu akan dirobohkan terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaan.

Ia meminta pelaksana dapat menyelesaikan pekerjaannya minimal 10 hari, sama seperti rumah-rumah sebelumnya yang telah di bedah.

Peninjauan yang dilakukan wali kota ke rumah Syakban di Jl Langgar Ateuk Pahlawan turut didampingi oleh Wakil Pimpinan Bank Aceh Syariah KPO, Tarmizi Zakaria.

Hadir juga Camat Baiturrahman Rahmad Saiful Bahri, Kabag Adm Pembangunan Muhammad Saifuddin Ambiya dan Keuchik Gampong Ateuk Pahlawan.[]

  • Bagikan