Aminullah Serahkan Bantuan Bedah Rumah Ke-792 untuk Warga Duafa

  • Bagikan

Genapkan 800 Unit di Hari Terakhir Menjabat sebagai Wali Kota

Banda Aceh – Di detik-detik terakhir menjabat sebagai Wali Kota Banda Aceh, perhatian Aminullah Usman untuk kaum duafa tak meluntur. Rabu, 6 Juli 2022, sore, ia menyerahkan bantuan bedah rumah ke-792 untuk warganya yang kurang mampu.

Sang penerima adalah Kafri Daud (60 tahun), warga duafa Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya. Rumah bantuan tipe 60 yang dibangun dengan dana CSR Bank Aceh Syariah tersebut, diterimanya lengkap dengan segala isi dalam (perlengkapan/peralatan rumah tangga).

Aminullah mengatakan tak pernah lupa dan pantang surut dalam membantu kaum duafa. “Rumah ini saya serahkan enam jam 15 menit sebelum masa jabatan saya sebagai wali kota berakhir. Dan ini merupakan rumah yang ke-792 yang kami bangun bersama Pak Wakil Wali Kota Zainal Arifin selama memimpin Banda Aceh.”

Sebelumnya di hari yang sama, dirinya juga telah meninjau dan memastikan tujuh rumah lagi akan dibangun oleh Baitul Mal Kota. “Nanti malam di pendopo juga akan penyerahan dana CSR dari pohak ketiga untuk pembangunan satu unit rumah lagi,” ujarnya.

“Dengan begitu genap lah 800 unit duafa, baik yang direhab, dibangun baru, maupun ‘dibedah’ selama Pemerintahan Amin-Zainal. Ini persembahan atau kado terakhir kami bagi warga kota, khususnya kaum duafa,” ujarnya lagi.

Aminullah kemudian mengungkap kenapa begitu getol memperjuangkan rumah layak huni bagi warganya yang tergolong fakir-miskin. duafa. “Kalau kita beri bantuan berupa uang atau barang lain, mungkin akan habis dalam waktu singkat. Tapi rumah ini bisa dimanfaatkan hingga bertahun-tahun oleh penerima beserta keluarganya.”

“Sebagian besar dari kita, bisa nyenyak tidur di rumah yang nyaman. Tapi tak bisa dipungkiri masih ada warga kita yang kurang beruntung. Dan saya selaku wali kota tak enak tidur jika masih ada warga saya yang tinggal di rumah tak layak huni,” kata Aminullah seraya berharap apa yang telah dilakukannya bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah Amal Hasan memuji program bedah rumah yang diiniasi Aminullah. “Ini salah satu program Pemko Banda Aceh yang paling konsisten di bawah kepemimpinan Amin-Zainal. Harapannya bisa terus berlanjut, siapapun nanti yang akan memimpin Banda Aceh.”

“Bank Aceh Syariah selaku mitra pemerintah dengan dana CSR-nya, akan tetap mengambil peran dan mendukung program ini. Bukan hanya di program bedah rumah, tapi juga kerja sama terkait pemberdayaan masyarakat lainnya, karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kafri Daud ditemani sang istri Sumarni saat menerima rumah bantuan, tak mampu banyak berkata-kata. “Saya hanya rakyat jelata yang setiap hari menengadahkan tangan kepada Allah, agar mengetuk hati pimpinan kami memberi kebahagiaan kepada kami.”

“Dan akhirnya, Allah jawab doa kami pada hari ini dengan mengabulkan apa yang sudah kami idamkan dari lama. Bagi kami ini bukan hanya rumah layak huni, lebih dari yang kami harapkan. Ini istana buat kami,” sebut Kafri menahan isak.

“Terima kasih Pak Wali, Bank Aceh Syariah, Pak Hasan selaku kontraktor, Pak Keuchik, dan semua pihak yang telah membantu. Kami tidak bisa membalas kebaikan bapak-ibu semua. Semoga Allah balas di kemudian hari,” ujar pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak tersebut.

Sebelum meninggalkan lokasi, Aminullah beaerta istri Nurmiati AR turut meninjau ke dalam rumah dan bercengkrama dengan warga setempat. Turut hadir di sana, Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, anggota DPRK Tati Mutia, Dirut Perumdam Tirta Daroy T Novizal Aiyub, para Kepala SKPK di lingkungan Pemko Banda Aceh, dan sejumlah pejabat lainnya. (Jun)

  • Bagikan