Bakri Siddiq Harapkan Sinergitas Eksekutif dan Legislatif demi Kesuksesan Pembangunan

  • Bagikan

Ketua DPRK: “Kita perlu melanjutkan program baik dari wali kota sebelumnya

Banda Aceh – Penjabat Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq berkunjung ke gedung DPRK Banda Aceh untuk bersilaturahmi dengan Pimpinan dan Anggota Dewan. Pertemuan berlangsung di aula lantai empat gedung dewan setempat, Senin (18/7/2022).

Pj Wali Kota didampingi oleh Sekdako Amiruddin, Asisten I Bachtiar, Asisten II Jalaluddin, Asisten III Faisal, Kepala Bappeda Weri, Kepala BPKK Iqbal Rokan, serta sejumlah pejabat terkait.

Kedatangan pj wali kota dan rombongan diterima langsung oleh Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Wakil Ketua I Usman, Wakil Ketua II Isnaini Husda, dan serta para anggota dewan lainnya.

Dalam pertemuan penuh keakraban tersebut, Bakri mengajak semua pihak, tak terkecuali legislatif untuk sama-sama bersatu dalam membangun kota. Menurutnya, Banda Aceh memiliki akar sejarah yang sangat dikagumi oleh daerah lainnya. “Apalagi dalam hal pembangunan, kota kita juga menjadi etalase daerah-daerah lain.”

“Mari kita membangun kota ini sesuai dengan ungkapan ‘Aceh Meutalo Wareh, Gaseh-meugaseh Bila-meubila’. Kita saling merangkul, tidak ada yang bertanding tapi bersanding,” ujarnya.

Bakri juga menyatakan, dalam membangun Banda Aceh dibutuhkan sinergisitas antara eksekutif dan legislatif. “Eksekutif dan legislatif merupakan mitra sejajar yang harus senantiasa membangun komunikasi dalam rangka menyukseskan pembangunan kota.”

Sementara itu, Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar menyambut baik kedatangan pj wali kota dan jajaranya di gedung legislatif. Hal senada juga disampaikannya agar eksekutif dapat membangun komunikasi yang baik dengan pihak dewan, sebagaimana yang sudah terjalin selama ini.

Sebab menurutnya, salah satu kunci keberhasilan pembangunan adalah adanya sinergisitas antara legislatif dengan eksekutif, “Dan selama ini Banda Aceh menjadi model bagi banyak daerah dalam hal pengelolaan pemerintahan,” ujarnya.

“Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi, selama ini menjadi nilai plus bagi daerah-daerah yang lain dalam hubungan komunikasi. Kita perlu melanjutkan program baik dari wali kota sebelumnya, sementara yang kurang kita perbaiki,” katanya.

Kemudian, Farid juga berharap Pemko Banda Aceh di bawah kepemimpinan Bakri Siddiq bisa membangun komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar Banda Aceh ini lebih diperhatikan. Selain itu, ia mengajak para pimpinan SKPK untuk menjalin komunikasi yang baik dengan anggota dewan.

“Kita juga berharap pertemuan seperti ini tidak hanya pada forum resmi saja, seperti dalam sidang, rapat, dan sebagainya, akan tetapi bisa juga dengan pertemuan informal untuk berdiskusi terkait pembangunan dan kemajuan Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Penulis: Mer
  • Bagikan