Bakri Siddiq Pj Wali Kota Banda Aceh

  • Bagikan

Dilantik oleh Pj Gubernur Aceh Gantikan Aminullah Usman

Banda Aceh – H Bakri Siddiq SE M.Si secara resmi mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh. Ia menggantikan H Aminullah Usman SE.Ak MM yang telah memasuki masa purna bakti bersama Wakil Wali Kota Drs H Zainal Arifin M.Si.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Aceh Mayjen TNI (Purn) Achmad Marzuki atas nama Presiden Republik Indonesia, di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Kamis, 7 Juli 2022.

Pria kelahiran Aceh Selatan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) itu, dilantik sebagai orang nomor satu Banda Aceh berdasarkan Surat Keputusan Mendagri nomor 131.11-1418 tahun 2022.

Surat tersebut juga mengatur tentang masa jabatan Pj Wali Kota Banda Aceh paling lama satu tahun sejak diterbitkan. “Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai Penjabat Wali Kota Banda Aceh dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya,” ucap Bakri mengikuti ucapan Pj Gubernur Aceh.

Usai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan, ia kemudian meneken berita acara pelantikan dan fakta integritas. Selanjutnya dilakukan pemasangan tanda pangkat, tanda jabatan, dan penyerahan SK Mendagri oleh pj gubernur.

Kemudian ada prosesi penekenan berita acara serah terima jabatan wali kota dari Aminulllah Usman kepada Bakri Siddiq. Acara diakhiri dengan penyerahan buku memori jabatan, ucapan selamat dari para tamu undangan, dan sesi foto bersama.

Dalam amanatnya, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki megatakan pelantikan Bakri Siddiq untuk melanjutkan kepimimpinan Amin-Zainal. “Mulai hari ini saudara resmi menjabat sebagai Pj Wali Kota Banda Aceh paling lama satu tahun ke depan. Selamat dan semoga siap menjalankan amanah.”

Ia pun berharap pj wali kota dapat menjalin komunikasi intensif guna mengnyinergikan pembangunan dengan baik. “Pesan Mendagri, bangun koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat demi kesejahteraan masyarakat. Bangun juga komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder di Banda Aceh.”

“Prioritaskan pula program-program penanganan Covid-19, termasuk terkait pemulihan ekonomi pasca pandemi agar dapat dipacu,” ujar mantan Panglima Kodam Iskandar Muda tersebut. Ia pun berpesan agar pj wali kota memfasilitasi persiapan pemilu serentak pada 2024 mendatang sembari menjaga netralitas aparatur sipil negara.

“Untuk itu, saya mengajak semua pihak mendukung pj wali kota sehingga mampu berkontribusi membangun Banda Aceh -kota islami dan rujukan pelayanan publik di Indonesia,” ujarnya seraya menyampaikan terima kasih kepada Amin-Zainal atas pengabdian dan dedikasi selama memimpin Banda Aceh.

Penulis: Jun
  • Bagikan