Aminullah Harapkan Bank Aceh Syariah Segera Jadi Bank Devisa

  • Bagikan

Untuk Melengkapi Produk Perbankan Syariah

Banda Aceh – Mantan Dirut BPD (Bank Aceh Syariah) H Aminullah Usman SE.Ak MM mengharapkan agar Bank penduduk Aceh tersebut segera menjadi Bank Devisa.

“Sampai hari ini Bank Aceh Syariah (BAS) sudah menjadi perhatian masyarakat. Kita melihat pamor BAS secara lokal hampir seluruh penduduk Aceh menggunakan jasa pelayanan perbankan dari BAS. Jadi, menjadi Bank Devisa itu suatu harapan bersama tentunya,” ujar Aminullah di Banda Aceh, Rabu (31/8/2022).

ia juga menyebutkan bahwa beberapa pakar menilai sudah seharusnya Bank Aceh menjadi Bank Devisa. “Seperti kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh, Yusri, beberapa waktu lalu. Keberadan Bank Devisa di Aceh secara bisnis harus diukur
dengan beberapa indikator dan melihat kebutuhan masyarakat Aceh terhadap Bank Devisa,” ungkapnya.

Aminullah menilai, berdasarkan indikator yang ada di Aceh saat ini Bank Devisa sangat diperlukan karena secara pasar cukup ada dan terbuka. Sehingga bank-bank yang beroperasi di Aceh akan masuk dalam bisnis valuta asing tersebut.

“Kalaupun indikator yang ada tidak terpenuhi maka transaksi valuta asing di bank devisa menjadi suatu produk dan aktivitas berizin namun tidak digunakan secara maksimal. Ya kita berharap dalam menjadi Bank Devisa ini nantinya harus benar-benar dilakukan kajian yang lengkap dan menyeluruh,” katanya.

Ketua MES Aceh itu juga menyebutkan saat ini sudah ada beberapa bank yang beroperasi di Aceh masuk dalam kategori bank devisa, antara lain Bank Syariah Indonesia (gabungan dari beberapa bank syariah milik bank Himbara) dan Bank Muammalat Indonesia.

“Dengan hadirnya Bank-bank ini, transaksi valuta asing yang diinginkan masyarakat Aceh tetap dapat dilakukan sesuai dengan produk dan aktivitas valas yang dimiliki oleh masing-masing bank,” pungkasnya.

  • Bagikan