Aminullah: Inflasi Meningkat Rugikan Rakyat Kecil

  • Bagikan

Banda Aceh – Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, H Aminullah Usman SE.Ak MM menyebutkan, situasi inflasi yang dialami setiap daerah saat ini sangat berdampak pada masyarakat kecil.

Sebagai informasi, Inflasi adalah peningkatan harga secara umum yang berlangsung secara terus-menerus. Salah satu hal yang tidak dapat dihindarkan dari inflasi adalah nilai mata uang yang terus menurun dari tahun ke tahun atau dalam periode waktu tertentu.

“Inflasi meningkat rugikan rakyat kecil. Sebab, mereka yang punya penghasilan (kecil) sama dengan tahun sebelumnya akan sangat terbeban dalam aktivitas ekonomi sehari-harinya,” kata Aminullah, Jumat (23/9/2022).

Ia menilai, dampak awal yang disebabkan dari kenaikan harga BBM itu sangat memukul perekonomian masyarakat kurang mampu khususnya. “Tak bisa kita pungkiri, ini permasalahan global. Kenaikan harga BBM memicu meningkatnya inflasi yang terjadi saat ini,” sebutnya.

Ketua MES Aceh itu pun turut mendukung berbagai upaya Pemerintah dalam mengantisipasi inflasi kenaikan harga barang dan jasa, khususnya di Aceh saat ini.

Menurut mantan Wali Kota Banda Aceh yang fokus kembangkan dunia UMKM itu, pemerintah harus lebih mendorong giat pelaku usaha mikro dengan meningkatkan produksi UMKM.

“Mendukung UMKM dengan meningkatkan daya produksinya, memberikan biaya permodalan, dengan demikian akan memberikan peluang kerja bagi masyarakat kecil lainnya,” jelasnya.

Menurutnya juga, komunikasi publik oleh pemerintah harus maksimal dilakukan oleh pemerintah dan stakeholder, guna mengedukasi masyarakat agar tidak terjadi membeli secara berlebihan (panic buying) atau penimbunan barang.

Ia juga mengumpamakan, jika biasanya orang membeli barang dengan harga Rp 100 ribu, karena inflasi, maka akan bertambah uang yang harus disediakan.

Di samping itu, Aminullah menilai pemerintah dan jajaran perlu melakukan operasi pasar hingga pasar murah sebagai antisipasi nantinya.

“Tentu dengan kerjasama antar daerah dalam rangka menyeimbangkan daerah surplus dengan yang minus, guna memenuhi kebutuhan pangan serta optimalisasi distribusinya,” katanya.

Aminullah pun mengapresiasi dan mendukung penuh Pemerintah Aceh dalam enam program unggul yang menjadi prioritas TPID Aceh, yakni menciptakan gerakan komoditi cepat panen (holtikultura), menjaga pasokan pangan strategis, operasi pasar, subsidi ongkos angkut, perbaikan mekanisme distribusi pangan, dan ciptakan industri pengolahan pangan.

  • Bagikan