Bankir Senior Aceh Sarankan Dirut BAS Dari Kalangan Internal

  • Bagikan

Aminullah Dukung Pemilihan Dirut BAS Melalui RUPS-LB

Banda Aceh – Ketua Ikatan Pensiunan Bank Aceh Syariah (BAS), H Aminullah Usman SE Ak MM mendukung sepenuhnya penentuan kandidat calon Direktur Utama BAS ke depan dilakukan secara kolektif melalui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB). Usulan RUPS-LB tersebut sempat diajukan oleh 2 kepala daerah yang juga pemegang saham BAS, yakni Bupati Pidie Jaya H Aiyub Abbas dan Bupati Aceh Tamiang Mursil.

Hal tersebut diungkapkan Aminullah saat dikonfirmasi media, Minggu (13/11) saat sedang menikmati kopi di Solong JePe bersama jajaran pengurus Persatuan Pemuda Gemilang (PPG) Banda Aceh.

“Kita mendukung agar dilakukan RUPS LB dengan melibatkan berbagai pihak pemilik saham termasuk kepala daerah kabupaten/kota di Aceh, sehingga semua dserah di Aceh merasa memiliki dan ikut bertanggung jawab untuk perkembangan BaS ke depannya,” ungkap mantan Direktur  Utama Bank Aceh dua periode ini.

Menurut Aminullah, jikapun calon kandidat Dirut BAS telah ditetapkan oleh tim yang dibentuk, tentu nantinya akan diserahkan ke pemegang saham pengendali, dari sini baru bisa dikaji ulang secara lebih mendalam, termasuk kemungkinan untuk merevisinya, karena itu adalah hak preogatif pemegang saham.

Mantan Wali Kota Banda Aceh ini juga menyarankan agar sebaiknya untuk Direksi BAS diutamakan figur internal Bank Aceh, tentu saja mereka yang sudah di level pengambil keputusan dan sudah dinyatakan lulus fit and proper test, sewaktu menjabat posisi dimaksud.

“Sebagai bank daerah, BAS memiliki spesifikasi khusus. Ini bank milik rakyat Aceh dan pegawainya 90 persen anak Aceh, kalau top manajernya dari luar, dikhawatirkan akan sulit mendapat dukungan internal, dan ini dibuktikan oleh pengalaman yang sudah, yang hanya mampu bertahan 2 tahun. Ini tentu sangat merugikan perkembangan BAS di tengah aura persaingan bisnis perbankan yang makin ketat,” jelas Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh ini.

Aminullah menilai, kandidat dari internal itu juga untuk menambah spirit kerja kolektif BAS, dan ini sangat layak untuk menjadi pertimbangan para pemegang saham.

Selain itu, jajaran direksi yang lama existing juga disarankan ikut mendaftar. “Bila mana ternyata lewat umur yang  existing tersebut, tetap bisa diajukan ke OJK untuk dapat ikut serta dan ini ada aturannya. Namun terlepas dari semua itu, usulan tersebut tetap harus diawali dengan RUPS-LB, karena ini dasar hukum sebuah Perseroan Terbatas,” pungkas Aminullah.

  • Bagikan