Ketum MES: Pedagang Minta Bank Segera Dibuka di Pasar Al Mahirah

  • Bagikan

Kehadiran Aminullah Disambut Gembira Para Pedagang

Banda Aceh – Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM menyambangi Pasar Al Mahirah Lamdingin, Kamis, (24/11) kedatangan mantan Wali Kota Banda Aceh itu dalam rangka memantau pergerakan rentenir di Pasar Al Mahirah sekaligus berbelanja.

Amatan media, kehadiran Aminullah di pasar tersebut disambut gembira oleh para pedagang, terlihat kerinduan para pedagang kepada Aminullah dengan saling melepaskan canda dan tawa saat berdiskusi.

Sebagaimana diketahui, pasar terpadu yang representatif Al Mahirah Lamdingin merupakan buah tangan kepemimpinan Aminullah sebagai Wali Kota Banda Aceh, yang berhasil merelokasi para pedagang dari Pasar Peunayong yang ketika itu sudah begitu semrawut dengan semua pasar berada diatas lahan sempit, yang mengakibatkan menjadi penyebab kemacetan dan kumuh. Sehingga para pedagang dan pembeli pun menjadi tidak nyaman.

Disaat memimpin Kota Banda Aceh periode 2017-2022, Aminullah memang dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan para pedagang pasar, bahkan setiap minggunya Aminullah menggerakkan program pegawai belanja di Pasar Al-Mahirah dengan memboyong seluruh SKPK Banda Aceh.

Kepada media ini, usai berdiskusi dengan para pedagang dan didampingi Kepala Pengelola Pasar Al-Mahirah, Hasballah, Aminullah mengatakan harapan dari pedagang agar di pasar ini hadir Bank.

“Pedagang sangat berharap agar di pasar ini hadir Bank, dan tidak hanya pedagang, para pembeli juga sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Hasballah juga menginginkan adanya Bank di pasar Al-Mahirah.” Katanya.

Ia menambahkan, jika ada Bank di pasar tersebut, tentunya dapat membantu para pedagang dan pembeli, begitu juga bagi Bank dalam memberikan pelayanan terdekat. Jadi itu merupakan multiflier efeck antar satu dan lainnya.

Mantan Dirut Bank Aceh dua periode ini menerangkan, kalau tidak ada Bank disini, tentunya para pedagang akan merasa tidak aman, karena hasil penjualannya keluar dari pasar tanpa adanya keamanan, sehingga berkemungkinan terjadinya tindak kejahatan perampokan.

Namun bila ada Bank disekitar mereka, maka setiap saat akan lebih mudah dan aman bagi pedagang dalam menyimpan uangnya. Begitu juga dalam mengakses bantuan pembiayaan bila dibutuhkan. Ujar Ketua DPD PAN Banda Aceh ini.

Selain itu, Aminullah mengatakan terkait pergerakan rentenir, Alhamdulillah sebagaimana hasil diskusi bersama para pedagang, tidak ada rentenir dalam bentuk apapun yang menjalankan operasinya dipasar ini. Dan pedagang juga sudah memahami dampak dan akibat apabila berurusan dengan rentenir, baik itu alasan ribawi maupun bunga yang besar dan sistem debt collector apabila gagal bayar.

Sementara itu, Kepala pengelola Pasar Al Mahirah Lamdingin, Hasballah mengatakan pasar ini terus berbenah seiring meningkatnya para pelaku UMKM dan pedagang yang berjualan disini.

“Pasar ini terus berbenah dalam menghadapi tambahan pelaku UMKM dan pedagang lainnya, sehingga kami berharap perhatian serius dari Pemerintah untuk pemantapan pasar ini sebagai sumber mencari rezeki bagi rakyat kecil.” Harap Hasballah.

  • Bagikan