Aminullah Apresiasi BPRS Hikmah Wakilah

Salurkan Rp 115 Miliar ke UMKM dan Terus Mendapat Kepercayaan Masyarakat

Banda Aceh – Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM mengapresiasi Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Hikmah Wakilah Banda Aceh, yang telah menyalurkan Rp 115 miliar bantuan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah kerjanya selama tahun 2022.

“BPRS Hikmah Wakilah terus menggencarkan penyaluran pembiayaan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk itu patut kita berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BPRS Hikmah Wakilah.” Ujar Aminullah, Jumat (20/1).

Sepanjang tahun 2022, BPRS Hikmah Wakilah melaporkan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 115 miliar bagi pelaku UMKM. “Angka ini cukup besar dan tentunya telah berkontribusi dalam menghidupkan perekonomian dan menekan angka kemiskinan Kabupaten/Kota di wilayah kerja Hikmah Wakilah. Ujar Aminullah.

Mantan Wali Kota Banda Aceh ini menerangkan, kehadiran Hikmah Wakilah yang berdiri sejak tahun 1994 telah menjadi jembatan bagi pembiayaan sektor rill, baik dalam rangka peningkatan iklim usaha dan iklim investasi maupun dalam rangka penciptaan lapangan kerja.

Tentunya hal tersebut sangat membantu dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di wilayah kerjanya yang saat ini ada di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Pidie. Semakin banyak pembiayaan sektor usaha mikro yang dibantu, maka akan semakin banyak lapangan kerja yang tercipta. Terang mantan Dirut Bank Aceh dua periode ini.

Aminullah juga berharap agar kinerja Hikmah Wakilah dapat terus ditingkatkan, baik dari segi pembiayaan maupun penghimpunan dana pihak ketiga. “Selain pembiayaan, dana pihak ketiga berupa tabungan dan deposito merupakan tulang punggung Bank. Semoga BPRS Hikmah Wakilah mampu terus bersaing dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.” Pungkas Aminullah.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Hikmah Wakilah Sugito SE ME kepada media ini mengatakan, BPRS Hikmah Wakilah telah menyalurkan pembiayaan hingga tutup buka pada Desember 2022 lebih kurang Rp115 miliar, dan hampir semuanya untuk UMKM.

Sugito menyebutkan, sebesar 95 persen dari Rp 115 miliar pembiayaan untuk UMKM tersebar di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Pidie. “Pembiayaan itu yang kita akses ke nasabah berkisar 1.400 sampai 1.700 UMKM. Alhamdulillah perkembangannya bagus,” ujarnya.

Mengenai aset BPRS Hikmah Wakilah, lanjut Sugito, hingga penutupan buku 2022 mencapai Rp 151,9 miliar atau mengalami kenaikan dibanding 2021 sebesar Rp 130 miliar. Sebagai Bank swasta, BPRS Hikmah Wakilah tidak mendapatkan support dari pemerintah karena memang milik swasta, yang dananya bersumber dari tabungan dan deposito masyarakat.

“Dana yang kita himpun dari masyarakat juga mengalami pertumbuhan bagus pada 2022 dibandingkan 2021, rata-rata naik 15 persen, kepercayaan masyarakat terhadap BPRS Hikmah Wakilah semakin tinggi dan kepercayaan ini harus kami jawab dengan kerja terbaik demi kepentingan bersama,” ungkap Sugito yang juga Sekretaris Umum MES Aceh ini.

“Alhamdulillah perolehan laba BPRS Hikmah Wakilah pada 2022 sebesar Rp 3,7 miliar atau meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2,9 miliar,” pungkas Sugito.