Aminullah Sukses Tumbuhkan Ekonomi Banda Aceh 5,53 Persen

H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM
H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM

Genjot UMKM Jadi Prioritas

Banda Aceh – Kemampuan H Aminullah Usman SE Ak MM dalam bidang ekonomi bukan hal yang tabu lagi. Hal itu dibuktikannya semasa 5 tahun menjabat sebagai Wali Kota Banda Aceh periode 2017 – 2022 lalu bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin.

Aminullah terbukti handal dalam membangun sektor ekonomi, bahkan di tengah gempuran badai Covid 19, Aminullah mampu membangkitkan kondisi ekonomi Banda Aceh dari minus 3 persen lebih di tahun 2020 tumbuh berkembang menjadi 5,53 persen di tahun 2021.

Ia juga mampu menaikkan income perkapita masyarakat Banda Aceh dari sebelumnya pada tahun 2017 Rp62 juta naik menjadi Rp69,24 juta per tahun pada 2019, lalu kembali naik di tahun 2020 Rp73,30 juta per tahun, dan kembali melejit di tahun 2021 hingga Rp78,16 juta per tahun.

“Saya fokus kepedulian kepada masyarakat dalam bidang ekonomi, agama dan pendidikan. Tidak ingin sekedar janji, namun saya telah membuktikannya,” kata Aminullah, Rabu (11/1/2023), di Lampaseh Aceh.

Ia juga menyampaikan pencapaiannya kala menjadi orang nomor satu Banda Aceh, di mana Aminullah mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Angka kemiskinan kota Banda Aceh tahun 2016 yakni 12 persen, saat itu saya merasa ini adalah misi utama dalam mensejahterakan masyarakat. Alhamdulillah, akhirnya kita mampu press sampai menjadi 7,13 persen di tahun 2022,” ungkapnya.

Pada saat itu, lanjutnya, Banda Aceh dalam kategori zona hijau kemiskinan, sementara Aceh di atas 15 persen dan termiskin di Sumatera. “Belenggu kemiskinan tidak boleh terlalu lama menjerat warga kota, itu yang selalu terngiang dalam benak saya,” ujarnya.

Di tangannya, Banda Aceh menjadi kota terendah laju inflasi di Aceh hingga Mei 2021, yakni 1,73% Year on Year (YoY). Kemudian, semasa ia menjabat, Aminullah juga berhasil mengantarkan Banda Aceh sebagai daerah yang memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terbaik kedua di Indonesia dimana 85,71 persen tahun 2021, sementara rata-rata Aceh 72 persen dan rata indonesia 72 persen.

Lebih nyata lagi, pertumbuhan UMKM di Banda Aceh di bawah kepemimpinannya, dari 8.255 pada tahun 2017 dan menembus angka 35.000 pada tahun 2022 sebelum mengakhiri masa jabatannya. Aminullah menyebutkan bahwa genjot UMKM merupakan prioritasnya.

“Semua serta-merta hasil dari kerja keras jajaran juga. Masyarakat pun semakin kita edukasi, kita beri program pelatihan dan modal usaha. Ya semua memang bukan kebetulan intinya, ini berkat dedikasi dan keikhlasan ketika berbuat untuk warga kota,” pungkasnya.