BANDA ACEH – Aksi pencurian meteran air milik Perumdam Tirta Daroy kembali meresahkan warga Kota Banda Aceh. Kasus terbaru dilaporkan terjadi di Dusun Lam Awee, Gampong Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, pada Kamis dini hari (8/1/2026).
Dalam insiden tersebut, dua rumah warga menjadi sasaran pelaku pencurian. Hilangnya alat pengukur debit air ini mengakibatkan gangguan suplai air bersih ke rumah pelanggan serta kerugian materiel bagi pemilik rumah.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolresta Banda Aceh melalui Kapolsek Jaya Baru, Iptu Tea Gustianingsih, SH, MH, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan fasilitas umum di lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau warga agar lebih waspada terhadap aksi pencurian meteran air Perumdam Tirta Daroy yang kembali terjadi di wilayah hukum kami,” ujar Iptu Tea kepada NBA, Jumat (9/1/2026).
Untuk meminimalisir risiko pencurian serupa, Kapolsek Jaya Baru memberikan beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan oleh warga:
Gunakan Pengaman Tambahan seperti memasang pagar pelindung besi atau kunci tambahan pada kotak meteran air, memastikan area di sekitar meteran air terang dengan menyalakan lampu pada malam hari untuk memantau gerak-gerik mencurigakan.
Jika memungkinkan, pasang kamera pengawas (CCTV). Kamera ini berfungsi sebagai alat pencegahan sekaligus membantu polisi mengidentifikasi pelaku jika terjadi tindak kejahatan.
Pihak kepolisian juga meminta warga untuk segera melaporkan ke Polsek terdekat jika melihat orang asing dengan gerak-gerik mencurigakan di lingkungannya, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Pungkas Iptu Tea.
Layanan Pengaduan Perumdam Tirta Daroy Banda Aceh
Bagi pelanggan yang mengalami kehilangan atau ingin memberikan informasi terkait gangguan layanan, dapat menghubungi pusat bantuan Perumdam Tirta Daroy melalui: WhatsApp & Telepon: 0811-6789-897






