BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), resmi menetapkan 19 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Aceh pada Minggu, 15 Februari 2026. Penetapan ini dilakukan secara virtual melalui sambungan Zoom dari kantor DPP PAN di Jakarta, didampingi Wakil Ketua Umum PAN, H. Nazaruddin Dek Gam, serta jajaran pengurus pusat lainnya.
Dalam keputusan tersebut, mantan Wali Kota Banda Aceh periode 2017-2022, Aminullah Usman, dipercayakan untuk menahkodai DPD PAN Kota Banda Aceh. Ia didampingi oleh Aulia Afridzal sebagai Sekretaris dan Yusnimar sebagai Bendahara.
Dalam amanatnya, Zulhas menginstruksikan seluruh ketua terpilih untuk segera bergerak cepat melengkapi struktur kepengurusan periode 2026-2031. Ia menekankan pentingnya pembenahan internal demi mencapai target politik nasional.
“Saya berharap di Pileg 2029 mendatang, PAN mampu meningkatkan perolehan kursi secara signifikan, dari 48 kursi DPR RI saat ini menjadi 84 kursi,” tegas Zulhas.
Menanggapi amanat tersebut, Aminullah Usman menyatakan kesiapannya untuk melakukan konsolidasi total. Ia berencana segera menyusun kepengurusan baru hingga ke tingkat akar rumput, mulai dari DPC di sembilan kecamatan hingga ranting di 90 gampong se-Banda Aceh.
“Insya Allah, kita akan memperkuat PAN di Banda Aceh. Target kita adalah menambah perolehan kursi di DPRK Banda Aceh dari lima kursi yang ada saat ini. Selain itu, kami juga fokus menyiapkan calon kuat untuk DPRA dan memperkuat basis suara untuk DPR RI,” ujar Aminullah.
Ketua Harian DPW PAN Aceh, Razami Dek Cut, menjelaskan bahwa dari total 23 kabupaten/kota di Aceh, 19 daerah telah resmi memiliki kepengurusan baru. Empat daerah lainnya saat ini masih dalam tahap penyelesaian administrasi.
“Struktur yang terbentuk ini adalah langkah strategis agar organisasi berjalan lebih efektif, baik untuk penguatan internal maupun pengabdian kepada masyarakat,” kata Dek Cut di sela-sela Musda PAN se-Aceh yang berlangsung di Rumoh PAN Aceh, Lueng Bata.
Senada dengan hal itu, Sekretaris DPW PAN Aceh, Jeffry Sentana, menambahkan bahwa komposisi kepengurusan kali ini mengusung semangat penyegaran dengan memadukan figur-figur baru dan kader yang sudah berpengalaman.
- Aceh Barat
Ketua: Siti Ramazan
Sekretaris: Arhammar Ridho
Bendahara: M Jusuf Darusman - Aceh Besar
Ketua: Abdul Mucthi
Sekretaris: T Rusta Firdaus
Bendahara: M Faisal - Aceh Jaya
Ketua: T Irfan TB
Sekretaris: Reza Gunaivy
Bendahara: M Amin J - Aceh Selatan
Ketua: Irpannusir
Sekretaris: T Irwandi
Bendahara: Mukhsin - Aceh Tamiang
Ketua: Asrial H Asnawi
Sekretaris: Desi Amelia
Bendahara: Jamil Hasan - Aceh Tengah
Ketua: Seven Cebro Kobat
Sekretaris: Saradi Wantona
Bendahara: Syahrian Fahri - Aceh Tenggara
Ketua: Rasyid Efendi
Sekretaris: Gegoh Mustawa Madya
Bendahara: Sahroni - Aceh Timur
Ketua: Hamdani A Gani
Sekretaris: Teuku Oktaranda
Bendahara: Andi Muhammad - Aceh Utara
Ketua: Fakhrurrazi
Sekretaris: M Aswadi
Bendahara: Faisal Muddin - Bener Meriah
Ketua: Muklis
Sekretaris: Usaili
Bendahara: Mazmin Putra - Bireuen
Ketua: Iswahyudi
Sekretaris: Edi Supriayadi
Bendahara: Surya Yunus - Gayo Lues
Ketua: Muhammad Amru
Sekretaris: Erwansyah
Bendahara: Bukhari Erwansyah - Pidie
Ketua: Amiruddin
Sekretaris: Jailani
Bendahara: Hizbullah - Pidie Jaya
Ketua: Hasan Basri
Sekretaris: Samsul Bahri
Bendahara: Irsalil Siddiq - Simeulue
Ketua: Sunardi
Sekretaris: Zainuddin
Bendahara: Ahmad Fuad MR Ibrahim - Banda Aceh
Ketua: Aminullah Usman
Sekretaris: Auli Afridzal
Bendahara: Yusnimar - Lhokseumawe
Ketua: Hery Herman Saputra
Sekretaris: Ilham Firdaus
Bendahara: Muhammad Wali Al Khalidi - Sabang
Ketua: Zulkifli H Adam
Sekretaris: Burhan
Bendahara: Ridwan - Langsa
Ketua: Melvita Sari
Sekretaris: Munandar
Bendahara: Muammar Yasya Aulana






