Abdurrahman: Perlu Sinergitas untuk Menembus Moratorium CDOB Pembentukan Aceh Raya

Avatar

ACEH BESAR – Semangat perjuangan untuk mewujudkan terbentuknya Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Aceh Raya mulai bangkit kembali. Setelah beberapa waktu lalu kepanitiaan agak pasif terjadi kekosongan, karena Drs Dahlan Sulaiman meninggal dunia, selaku ketua lama.

Guna mengefektifkan kepanitiaan, para inisiator dan para unsur kepanitiaan, sera tokoh masyarakat Aceh Raya kembali menggagas untuk melakukan rapat koordinasi dan pemilihan ketua baru.

“Kita ingin perjuangan pemekaran daerah kabupaten Aceh Besar guna terbentuknya kabupaten Aceh Raya sudah sangat mendesak, mengingat perkembangan daerah dan dinamika dari aspirasi masyarakat, sehingga kebutuhan pemekaran dirasakan sudah sangat mendesak,” demikian disampaikan oleh salah seorang inisiator pembentukan Aceh Raya Khalidin Lhong, saat membuka Musyawarah Panitia Pembentukan Kabupaten Aceh Raya di Tirtana Medical Ajuen, 1 Juni 2024.

“Dari sisi administrasi, semua persyaratan sudah dipenuhi di Kemendagri RI, termasuk rekomendasi dari berbagai institusi terkait, saat ni terhambat karena adanya moratorium CDOB oleh pemerintah pusat,” imbuh inisiator pembentukan Kabupaten Aceh Raya.

Musyawarah atau Rapat Kepanitiaan Pembentukan Kabupaten Aceh Raya yang dihadiri para tokoh yang mewakili tujuh kecamatan dalam wilayah Aceh Raya , antara lain Prof. Dr. Ir. Mariana, M. Si, Prof. Dr. Faisal A. Rani, Dr. Tarmizi, M. Si, Drs. Natsir Ilyas, Drs. Abdurrahman, serta dari tokoh pemuda dan tokoh perempuan.

Rapat berlangsung sangat demokratis, dari berbagai saran, ide dan gagasan telah melahirkan beberapa langkah strategis dalam upaya kerja-kerja kepanitiaan kedepan.

Selain itu keputusan penting lain adalah terpilihnya secara aklamasi Drs. H. Abdurahman Ahmad sebagai Ketua Panitia Pembentukan Kabupaten Aceh Raya yang baru.

Pada kesempatan tersebut Drs.H. Abdurahman Ahmad, dalam sambutan singkatnya menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan dan menerima dengan iklas, namun sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak.

“Demi terwujudnya Kabupaten Aceh Raya dan untuk memenuhi harapan masyarakat, saya menerima penujukan ini dengan ikhlas, tentu saya tidak mungkin bisa bekerja sendiri tampa dukungan dan bantuan dari semua pihak, oleh karena itu sinergitas semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menembus moratorium CDOB yang diberlakukan pemerintah pusat saat ini” pinta tokoh masyarakat kecamatan Lhong yang juga tercatat sebagai anggota DPRA dan Sekeretaris DPD Partai Gerindra Aceh ini dalam mimik serius.

Tentunya, kita berharap keinginan warga dari 7 kecamatan dalam kawasan rencana kabupaten Aceh Raya ini dapat terwujud. Aamiin. (Yus)