Jaga Tradisi Meugang, Pemko Banda Aceh Intervensi Harga Daging Jadi Rp140 Ribu

Avatar

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat melalui pelaksanaan Pasar Murah Daging Meugang menyambut Ramadhan 1447 H, yang akan digelar selama empat hari, 15 hingga 18 Februari 2026.

Program ini dilaksanakan oleh Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh melalui UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Banda Aceh, serta didukung oleh Perumdam Tirta Daroy Kota Banda Aceh dan Bank Indonesia.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan bahwa intervensi harga daging menjelang tradisi meugang merupakan langkah strategis pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi menyambut Ramadan tanpa terbebani lonjakan harga. “Meugang adalah tradisi penting bagi masyarakat Aceh. Pemerintah harus hadir memastikan harga tetap stabil dan terjangkau,” ujarnya.

Dalam pasar murah ini, daging sapi segar dijual dengan harga Rp140.000 per kilogram, khusus bagi warga Kota Banda Aceh. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di sejumlah titik yang tersebar di sembilan kecamatan.

Adapun jadwal dan lokasi pelaksanaan sebagai berikut:

Minggu, 15 Februari 2026

  1. Depan Masjid At Taqwa Gampong Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya
  2. Depan Kantor UPTD KPH Wilayah Aceh, Gampong Lampoh Daya, Kecamatan Jaya Baru
  3. Pasar Neusu, Kecamatan Baiturrahman

Senin, 16 Februari 2026

  1. Jl. Rama Setia, Gampong Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa
  2. Jl. Angsa – Pasar Pagi Batoh, Kecamatan Lueng Bata
  3. Jl. K.H. Ahmad Dahlan, Area Eks Pasar Aceh
  4. Jl. Wedana, Gampong Lam Ara, dekat Kantor Camat Banda Raya

Selasa, 17 Februari 2026

  1. Jl. Rama Setia, Gampong Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa
  2. Halaman SD 56 Gampong Lamglumpang, Kecamatan Ulee Kareng
  3. Jl. Sultan Iskandar Muda, dekat Bank Aceh, Gampong Punge Ujong, Kecamatan Meuraxa
  4. Halaman samping Kantor Keuchik Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala

Rabu, 18 Februari 2026

  1. Halaman Kantor PDAM Tirta Daroy Banda Aceh, Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam

Wali Kota Illiza menyampaikan bahwa stabilisasi harga daging telah menjadi perhatian serius Pemko Banda Aceh sejak tahun sebelumnya. Melalui subsidi biaya pemotongan dan kolaborasi lintas sektor, harga daging dapat dijaga pada angka yang wajar di tengah meningkatnya permintaan menjelang Ramadan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan BUMD menjadi kunci dalam menjaga kestabilan harga di pasar. “Kita ingin memastikan masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan tenang. Kolaborasi inilah yang memperkuat langkah kita menjaga inflasi tetap terkendali,” tambahnya.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Banda Aceh sebagai Kota Kolaborasi, di mana sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Dengan intervensi harga ini, Pemko Banda Aceh berharap tradisi meugang tetap dapat dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjaga perputaran ekonomi lokal tetap sehat dan berkeadilan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banda Aceh, Heriansyah mengatakan pihaknya memastikan tersedianya stok sapi di RPH Banda Aceh menjelang Ramadhan ini. 

“Kebutuhan daging dalam menyambut bulan ramadhan di Kota Banda Aceh sekitar 15-20 ton, kami menyiapkan 50 ton untuk menyambut ramadhan. Jadi masyarakat tidak perlu panik. Nanti silahkan datang ke lokasi pasar murah dengan tenang dan tertib,” katanya. 

Heriansyah juga menyampaikan untuk menjaga kelancaran kegiatan nantinya di lokasi pelaksanaan operasi pasar pihaknya akan di bantu oleh personil Satpol-PP dan Dishub Banda Aceh serta Camat di lokasi penjualan daging tersebut.

Heriansyah meminta kepada seluruh pedagang daging meugang di Banda Aceh untuk mendukung program operasi pasar ini.

“Kita mengimbau dan mengajak sahabat kami para pedagang daging meugang untuk berkenan menjual daging meugang mengikuti harga yang kami jual dengan harga 140 ribu perkilogram.” imbaunya.

Heriansyah juga berharap dengan adanya pelaksanaan operasi pasar murah daging meugang ini dapat mengendalikan inflasi di Ibukota Provinsi Aceh.[]